Berita Palembang

Berita Palembang: Pembunuh Sopir Taksi Online Divonis Seumur Hidup Ajukan Banding

Tyas dan Bayu merupakan dua dari empat pelaku pembunuhan terhadap sopir taksi online (taksol) korban Try Widyantoro.

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kedua terdakwa pembunuh sopir taksi online berkordinasi dengan penuntut umum setelah divonis hakim dengan hukuman seumur hidup. Salah satu terdakwa atas nama Tyas mengajukan banding. 

Laporan wartawan sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tyas Dryantama (19) dan Bayu Irmansyah (20), dua terdakwa kasus pembunuhan terhadap sopir taksi online (taksol), melakukan upaya hukum yakni mengajukan banding atas putusan vonis yang diterima.

Sebelumnya kedua terdakwa ini divonis majelis hakim PN Palembang dengan Hakim Ketua Hotnar Simamarta SH dengan hukuman penjara seumur hidup.

Kedua terdakwa dinilai terbukti bersalah yakni melakukan pembunuhan berencana sesuai pasal 339 KUHP.

Upaya banding diajukan Suratno SH selaku kuasa hukum terdakwa Tyas dan Bayu.

Menurut Suratno SH dari Lembaga Bantuan hukum Sumsel, pihaknya sudah berkonsultasi dengan pihak keluarga Tyas.

"Maka keluarga sepakat untuk mengajukan banding lantaran pembunuhan yang terjadi dan mengakibatkan nyawa Aji Widiantoro meninggal, posisi Tyas diajak oleh Poniman," ujar Suratno, Selasa (23/10).

Baca: Berita Palembang: Masalah Perkelahian Anak, Bapak Ikut Campur Akibatnya Sama-sama Susah

Suratno mengatakan, masih banyak pertimbangan lainnya. Selain itu Tyas usianya masih muda dan masih memiliki masa depan.

Banding telah diajukan ke Pengadilan Negeri Klas IA Palembang, tertanggal Senin 22 Oktober 2018 No 58 /Akta. Pid 2018 /PN.Plg.

Juru bicara atau Humas PN Klas IA Palembang Saiman SH MH mengatakan, pihaknya telah menerima pernyataan banding terhadap vonis Tyas yang divonis seumur hidup. Sedangkan untuk Bayu tidak mengajukan banding.

Halaman
12
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved