SFC Update

Stopper Sriwijaya FC Marcko Sandy Meraudje Terancam Sanksi Manajemen

Manajemen Sriwijaya FC bakal mengambil tindakan untuk sikap Marcko Sandy Meraudje, yang tiba-tiba hilang sebelum laga

Stopper Sriwijaya FC Marcko Sandy Meraudje Terancam Sanksi Manajemen
SRIPOKU.COM/RESHA
Pemain Sriwijaya FC Marcko Sandy Meraudje. 

Stopper Sriwijaya FC Marcko Sandy Meraudje Terancam Sanksi Manajemen

Laporan wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC bakal mengambil tindakan untuk sikap Marcko Sandy Meraudje, yang tiba-tiba hilang sebelum laga antara Sriwijaya FC kontra PSMS Medan Kamis (18/10/3018) lalu. Sebab, ketidak-hadirannya mempengaruhi performa tim.

Padahal, Marcko bisa menjadi penutup lubang saat tim menghadapi lawan di pekan ke-26 Liga 1 2018 itu.

Baca: Najwa Shihab Jadi Provokator

Baca: Sebelum Hengkang, Subangkit Sempat Prediksi Poin Sriwijaya FC di Laga Mendatang

Baca: Berita Terkini Palembang: Calon Janda dan Duda di Kota Palembang Tahun 2018 Ini Tembus 5 Ribu Orang

Pasalnya, dua stopper Laskar Wong Kito seperti Goran Gancev dan Al Hadji sudah pasti absen karena cedera.

Sayangnya, ia absen latihan dan baru kembali, Rabu (17/10/2018) malam. Sementara Sriwijaya FC bertanding keesokan harinya atau Kamis (18/10/2018).

Pemain Sriwijaya FC Marcko Sandy Meraudje saat diwawancarai.
Pemain Sriwijaya FC Marcko Sandy Meraudje saat diwawancarai. (SRIPOKU.COM/RESHA AKASIA)

Manajer SFC Ucok Hidayat mengatakan, akan memberikan teguran keras kepada pemain asal Papua itu karena baru kembali satu hari menjelang pertandingan tanpa keterangan yang jelas.

tindakan tegas itu akan diambil untuk memberikan efek jera, bukan saja pada pemain yang bersangkutan tapi juga menjadi pembelajaran bagi pemain lainnya.

Baca: Tak Punya Waktu Bersedih, Sriwijaya FC Akan Maksimalkan Pemain yang Ada

Baca: Eks Pelatih Persebaya Alfredo Vera Diduga Menggantikan Subangkit Sebagai Pelatih Sriwijaya FC

Baca: VIDEO Curhat Striker Sriwijaya FC Kalah 0-3 PSMS: Anak-Istri & Keluarga di Brasil Marah Juga Fans

“Sanksi teguran sudah pasti, kita pun akan bicara dengan direksi PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) terkait sanksi lain, seperti denda pemotongan gaji atau sanksi lainnya,” ujarnya Jumat (19/10/2018).

Dalam waktu dekat, manajemen tim dan direksi PT SOM akan membahas hal ini. Dengan harapan, tidak terulang lagi karena itu merugikan tim.

Halaman
12
Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved