PNS Dinas PU Pengairan Musi Rawas Ini Berhasil Bikin Pesawat Pengusir Burung untuk Areal Persawahan

Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat pesawat pengusir burung.

PNS Dinas PU Pengairan Musi Rawas Ini Berhasil Bikin Pesawat Pengusir Burung untuk Areal Persawahan
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat pesawat pengusir burung. 

PNS Dinas PU Pengairan Musi Rawas Ini Berhasil Bikin Pesawat Pengusir Burung untuk Areal Persawahan

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Apresiasi Inovasi Sugeng Riyanto
##Presiden Jokowi Buka Gelar TTG XX dan PINDesKel

BALI - Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengapresiasi inovasi Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat pesawat pengusir burung.

Pada acara Temu Karya Nasional, Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) XX dan Pekan Inovasi Desa dan Kelurahan (PINDesKel) 2018 di Garuda Wisnu Kencana, Badung, Bali, Jumat (19/10/2018) yang dibuka langsung Presiden Joko Widodo.

Baca: Hadiri HUT Prabumulih, Mawardi Yahya Janji Bereskan Soal Angkutan Batubara

Baca: Najwa Shihab Jadi Provokator

Baca: Keluar dari Istana Sule, Terungkap Ternyata Begini Rumah Tempat Tinggal Lina Setelah Resmi Bercerai

Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat pesawat pengusir burung.
Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat pesawat pengusir burung. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Pemprov Sumsel kini mengirimkan utusan dari Kabupaten Musi Rawas, dimana inovasi yang berhasil ditemukan adalah pesawat pengusir burung untuk areal persawahan.

Pesawat pengusir burung untuk areal persawahan ini menggunakan bahan bakar premium plus oli 2 tak, dengan ukuran 165 cm panjang bodi, sayap 2 meter, muatan tangki setengah liter dan dapat digunakan selama 25 menit.

Kegiatan yang diselenggarakan Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri dan Kementerian Desa PDTT tersebut bertujuan untuk mencari inovator dalam pengembangan teknologi tepat guna di daerah sehingga dapat menghasilkan produk yang bernilai dan berdaya saing.

Baca: Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Organisasi Perangkat Daerah Perhatikan Sistem Pengarsipan

Baca: Herman Deru dan Mawardi Yahya (HDMY) Minta 13 BUMD Diaudit

Baca: Via Vallen Kalah Jauh? Ternyata Segini Tarif Manggung Nella Kharisma Setiap Bulan, Lihat Nominalnya

Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya (kanan) mengapresiasi inovasi Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat Pesawat pengusir burung.
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya (kanan) mengapresiasi inovasi Sugeng Riyanto, salah satu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas dengan karyanya membuat Pesawat pengusir burung. (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Temu Karya Nasional ini sebagai wadah pemberian apresiasi dan penghargaan kepada juara lomba desa dan kelurahan, gelar TTF sebagai langkah strategi dalam penyebaran informasi berbagai teknologi yang dapat memberikan nilai tambah kepada masyarakat.

Sedangkan PINDesKel sebagai upaya strategi dalam penyebaran dan pemerataan informasi mengenai inovasi yang telah dilakukan di desa/kelurahan kepada masyarakat.

Peserta diperkirakan mencapai 7000 orang terdiri dari Kemendagri, Kemendes, Kementerian/Lembaga, Gubernur, TP PKK Provinsi, Forkopimda Bali, Bupati/Walikota, Rektor di Bali, serta Kepala Desa dan Lurah se Indonesia.

Hadir juga Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo, Gubernur Bali I Wayan Koster dan seluruh Kepala Daerah se-Indonesia. (Rilis Humas Pemprov Sumsel)

====

Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved