4 Perilaku Penting Ini Harus Diperhatikan Ketika menjadi Seorang Pemimpin Agar Disukai Oleh Karyawan

Pria yang akrab disapa Joshua ini menjelaskan bahwa beberapa perilaku yang tak disadari inilah yang disebut dengan "titik buta".

4 Perilaku Penting Ini Harus Diperhatikan Ketika menjadi Seorang Pemimpin Agar Disukai Oleh Karyawan
EFKABEKA OnLine
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM-- Sebuah perusahaan bisa berkembang luas dan meningkat pesat seringkali dihubungkan dengan kompetensi dan kinerja yang dimiliki oleh seluruh karyawannya.

Namun, bagi kita yang memiliki perusahaan atau mempunyai bisnis sendiri, kita juga harus paham bahwa ternyata sebagai owner atau pemimpin perusahaan kita juga berperan penting terhadap motivasi dan kineja karyawannya, termasuk pemimpin di kantor.

"Memang kebanyakan pemimpin percaya bahwa mereka sudah cukup kompeten dalam memimpin perusahaan atau organisasinya, sayangnya tanpa disadari ada beberapa perilaku yang tanpa disadari berdampak negatif bagi orang yang mereka pimpin," ungkap Joshua Siregar, Director National Marketing Dale Carnegie Indonesia saat memaparkan hasil risetnya di Ayana Midplaza Indonesia Rabu (10/10) siang ini.

Baca: Terlanjur Viral Padahal Hoaks, Inilah 5 Kabar Ternyata Tidak Benar, Nomor 4 dan 5 Masih Dipercaya

Ilustrasi
Ilustrasi (Bintang.com)

Pria yang akrab disapa Joshua ini menjelaskan bahwa beberapa perilaku yang tak disadari inilah yang disebut dengan "titik buta". 

Ada 4 perilaku yang menjadi titik buta kepemimpinan yakni menunjukkan apresiasi, mengakui ketika salah, sungguh-sungguh mendengarkan, dan kejujuran pada diri sendiri serta orang lain.

"Ini dia yang ternyata yang membuat para karyawan menjadi tidak puas dengan tindakan pemimpinnya tersebut karena banyak yang tidak memberikan apresiasi, mengakui ketika salah, konsisten ketika mendengarkan, hingga kurangnya kejujuran dari pemimpinnya," ujarnya.

Menurut penjelasannya, kejujuran pada diri sendiri maupun orang lain menjadi perilaku "titik buta" yang memperoleh persentase paling kecil yakni hanya 32% karyawan yang merasa pemimpinnya selalu jujur.

"Minimnya angka pemimpin yang konsisten terhadap perilaku jujur inilah yang akan mempengaruhi kinerja karyawan," tutur Joshua.

Baca: MotoGP Jepang 2018 Di Sirkuit Motegi Minggu (21/10), Ini Link Live Streamingnya

Ilustrasi
Ilustrasi (ARDY WEB)

Sehingga, dirinya berharap agar para pemimpin mengetahui dan mengatasi titik-titik buta mereka supaya pekerjaan para karyawan menjadi lebih termotivasi.

"Bayangkan saja ketika para pemimpin itu selalu jujur dan bisa dipercaya, maka para karyawan akan 45 kali lebih puas terhadap pekerjaan yang dilakukan berdasarkan hasil survey kami," bebernya.

Perlu diketahui, survey ini sendiri melibatkan 4.400 pekerja tetap di 17 negara dan 4 benua termasuk Indonesia, mulai dari tingkat karyawan hingga direktur atau pemilik perusahaan dengan metode online web-based survey.

Yuk, jadilah pemimpin yang jujur dan ketahui 4 titik buta tadi supaya disenangi oleh karyawan kita!(*)

Artikel ini telah dipublikasikan di situs Nova.grid.id dengan judul:

Ingat! Jangan Lupakan 4 Hal Ini Ketika Menjadi Pemimpin, Apa Saja?

Editor: ewis herwis
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved