Berita Pagaralam

Berita Pagaralam : APK Paslon Caleg di Pagaralam Dipasang di Kawasan Terlarang, Pol PP TurunTangan

Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) caleg DPRD Pagaralam, DPRD Provinsi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan DPR RI

Berita Pagaralam : APK Paslon Caleg di Pagaralam Dipasang di Kawasan Terlarang, Pol PP TurunTangan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak sejumlah APK hasil penertiban Sat Pol PP Kota Pagaralam disejumlah kawasan yang dilarang Perda, Kamis (18/10/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM -- Sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) caleg DPRD Pagaralam, DPRD Provinsi, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan DPR RI yang terpasang di kawasan terlarang di Kota Pagaralam.

Untuk itu saat ini mulai ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Pagaralam selaku penegak Peraturan Daerah (Perda).

Pasalnya saat ini banyak APK dpasang di zona steril atau bebas dari semua APK pemilu.

Baca: Program Bank Sampah CSR Pertamina RU III Berbagi Berkah

Bahkan banyak APK yang terpasang di tiang listrik, tiang telepon, tumbuh tanam milik pemkot serta taman kota sehingga dinilai melanggar aturan.

Berdasarkan Peraturan Walikota Pagaralam Nomor 7 Tahun 2017, jalan-jalan protokol, taman kota masuk zona yang harus steril dari APK Pemilu.

Perwako ini juga melarang pemasangan APK di pohon-pohon serta tiang listrik demi menjaga estetika keindahan kota.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Sriwijaya FC vs PSMS Medan, Live Streaming di Indosiar Kick-off 18.30 WIB

Untuk itu atas Instruksi Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, Sat Pol PP Kota Pagaralam langsung melakukan penyisirian di sejumlah titik di wilayah Kota Pagaralam melakukan penertiban dengan melepas dan mengangkut APK berbagai jenis seperti Baleho, Banner dan sticker yanh terpasang tidak sesuai tempatnya.

Kasat Pol PP Kota Pagaralam, Patriot A Mundra mengatakan, bahwa pelepasan APK ini merupakan bagian dari penegakan Perda dan untuk kerapian dan keindahan Kota Pagaralam.

"Banyak APK yang terpasang bukan pada lokasi yang dilarang. Jadi hal ini jelas melanggar Perda untuk itu terpaksa kita tertibkan," tegasnya.

Baca: Minim Pemain, Subangkit Tampal Tim Dengan Sriwijaya FC U-19

Penertiban APK hanya di fokuskan di tempat-tempat yang dilarang, sehingga jangan heran jika saat ini masih ada yang terpasang meskipun sudah dilakukan penertiban.

"Kita hanya melepas yang terpasang di tiang-tiang listrik, tiang telpon,tumbuh tanam milik Pemkot bahkan di taman kota,"ucapnya

Baca: Minim Pemain, Subangkit Tampal Tim Dengan Sriwijaya FC U-19

Dari hasil penyisiran Sat Pol PP Kota Pagaralam berhasil melepas 109 APK milik Sri Kustina (Caleg DPRI partai NasDem) yang merupakan istri Bupati Pali Heri Amalindo, 25 APK milik Fikri Juliansyah calon Dewan Pimpinan Daerah (DPD), 5 APK milik Taufik Rahman, 4 APK milik April Hasan dan 43 buah APK milik Mukti Sulaiman yan juga merupakan caleg DPR RI, sedangkan untuk caleg DRPD Kabupaten/Kota ada 2 APK milik Nurmansyah caleg partai NasDem.

"Terkait pelepasan APK ini sudah kita sampaikan kepada yang bersangkutan dan tim sukses masing-masing. Kemungkinan akan mereka ambil lagi di kantor Sat Pol PP," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved