Berita OKU Timur

OKU Timur: Petambak Ikan di OKU Timur tidak Lagi Sulit Memasarkan Ikan Patinnya. Ini Terobosannya

pemilik Tambak mengatakan, setiap pengiriman ikan patin minimal lima ton dan saat pengiriman ikan masih dalam bentuk utuh.

OKU Timur: Petambak Ikan di OKU Timur tidak Lagi Sulit Memasarkan Ikan Patinnya. Ini Terobosannya
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Bupati OKU Timur HM Kholid MD bersama Wakil bupati dan sejumlah kepala dinas saat menyaksikan panen ikan patin. 

Laporan wartawan sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Bupati OKU Timur HM Kholid MD bersama unsur muspida dan sejumlah kepala dinas melihat langsung proses panen ikan patin di Desa Tambakboyo Kecamatan Buay Madang Timur Kabupaten OKU Timur, Rabu (17/10).

Menurut Kholid pengembangan penjualan ikan patin dalam bentuk fillet atau ikan beku merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh petani yang selama ini hanya terfokus pada penjualan kepada masyarakat sekitar dalam bentuk ikan segar.

"Daerah komering harus dijadikan daerah perikanan seperti ini. Karena di daerah tersebut berpotensi untuk pengembangan ikan. Bisa kita bayangkan jika daerah tersebut memproduksi pengembangan perikanan patin yang siap dijual keseluruh wilayah," katanya.

Baca: Berita Palembang: Tiba-tiba Proyektil Peluru Jatuh dari Tubuh Suaminya, Esti Lapor ke Propam

Sementara Herwanto, pemilik Tambak Ikan Patin Fillet mengatakan, setiap pengiriman ikan patin minimal lima ton dan saat pengiriman ikan masih dalam bentuk utuh.

"Harga ikan patin tersebut dalam satu Kilogramnya dipatok dengan harga 15 ribu. Selama ini petani ikan susah menjual hasil panen karena banyak faktor yang membuat petani ikan seperti kami kesulitan," katanya.

Namun kata dia, dengan adanya fillet ini diharapkan petani bisa lebih mudah dalam memasarkan ikan. Selama ini petani sulit dalam memasarkan hasil pertanian karena banyaknya hasil panen di tingkat petani di sejumlah wilayah. (hen).

Penulis: Evan Hendra
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved