Berita Palembang

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Organisasi Perangkat Daerah Perhatikan Sistem Pengarsipan

Mawardi Yahya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel memperhatikan dan mengutamakan sistem pengarsipan.

Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Organisasi Perangkat Daerah Perhatikan Sistem Pengarsipan
Dok. Humas Pemprov Sumsel
Wagub Sumsel H Mawardi Yahya pada acara penyerahan E-Arsip dengan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dari Arsip Nasional kepada pemerintah provinsi, di Auditorium Bina Praja, Selasa (16/10/2018). 

Mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini melanjutkan dengan adanya kewenangan di OPD masing-masing dan di era keterbukaan informasi tentu saja hal ini merupakan tantangan berat bagi pemerintahan Herman Deru-Mawardi Yahya ke depan.

Dicontohkan Mawardi, pada era keterbukaan informasi seperti sekarang ini, jika ditemukan kasus ataupun permasalahan yang terjadi pada lima tahun lalu, tujuh tahun lalu, bahkan kasus yang terjadi pada 15 tahun lalu dapat dibuka kembali di hadapan publik.

Sementara jika dokumentasi yang dimiliki tidak tersimpan dengan baik, hal ini akan menyulitkan.

"Seringkali terjadi kasus/permasalahan pada lima tahun, tujuh tahun lalu, bahkan 15 tahun lalu, dapat dibuka kembali. Sangat disayangkan jika kita (pemprov) tidak memiliki dokumentasi yang baik, ini akan melemahkan pemprov sendiri," ujar Mawardi.

Baca: Berita Palembang : Pemprov Sumsel Akan Berangkatkan 250 Orang Umroh Gratis

Untuk itu, Wagub Mawardi menyatakan Pemprov Sumsel siap menerima pendampingan dan penerapan E-Arsip dengan aplikasi Sekda dari Arsip Nasional Republik Indonesia.

Sementara, Kepala Arsip Nasional Mustari Irawan mengatakan sesuai dengan program Nawacita Presiden Jokowi, baru kali ini bidang kearsipan masuk dalam program arus utama.

"Pemerintah telah memberikan perhatian pada bidang kearsipan, dan baru kali ini bidang kearsipan masuk dalam program arus utama," ujarnya.

Namun demikian, walaupun pemerintah telah memberikan perhatian besar pada bidang kearsipan, realitas yang ada di lapangan sungguh berbeda dan tidak sesuai seperti yang diinginkan.

Wagub Sumsel H Mawardi Yahya pada acara penyerahan E-Arsip dengan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dari Arsip Nasional kepada pemerintah provinsi, di Auditorium Bina Praja, Selasa (16/10/2018).
Wagub Sumsel H Mawardi Yahya pada acara penyerahan E-Arsip dengan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) dari Arsip Nasional kepada pemerintah provinsi, di Auditorium Bina Praja, Selasa (16/10/2018). (Dok. Humas Pemprov Sumsel)

Diungkapkan Mustari, terdapat 19 provinsi yang pengelolaan arsipnya buruk.

Baca: Berita Palembang : Depo LRT Dipastikan Selesai Desember

Sejauh ini bidang kearsipan sering dianggap remeh dan masih dalam posisi termarginalkan.

Halaman
123
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved