Berita Palembang

Berita Palembang : Ditangkap Karena Lakukan Penganiayaan, Pria Ini Malah Kedapatan Bawa Paket Sabu

Saat petugas melakukan pengeledahan, didapati satu paket kecil sabu yang terselip di uang pecahan Rp 50 ribu.

Berita Palembang : Ditangkap Karena Lakukan Penganiayaan, Pria Ini Malah Kedapatan Bawa Paket Sabu
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Adry Erwin Sento (42) warga Siambul Kelurahan Siambul Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, terpaksa diamankan petugas Polsek Kertapati Palembang, karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap pacarnya berinisial A, Kamis (4/10), malam. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Adry Erwin Sento (42) warga Siambul Kelurahan Siambul Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, terpaksa diamankan petugas Polsek Kertapati Palembang, karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap pacarnya berinisial A, Kamis (4/10), malam.

Adry diamankan petugas buser Polsek Kertapati saat tengah berada di jalan Sriwijaya Negara KM 14 Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati.

Saat petugas melakukan pengeledahan, didapati satu paket kecil sabu yang terselip di uang pecahan Rp 50 ribu.

Baca: Berita Pagaralam : Masyarakatnya Mayoritas Petani, Pertanian Jadi Fokus Pembangunan

"Masih ada satu paket lagi, satu paketnya ditelan pelaku," ungkap Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan didampingi Kanit Reskrim Ipda Deni saat gelar perkara, Selasa (16/10).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya petugas mengelandang Ardy ke Polsek Kertapati Palembang.

Informasi yang dihimpun, awal penangkapan Adry bermula dari cek cok mulut antara Ia dengan pacarnya di jalan Singadekade Kecamatan Kertapati Palembang, tersangka yang pada saat itu dalam kondisi terpengaruh minuman keras (miras) langsung mencekik leher korban.

Baca: Wagub Sumsel Mawardi Yahya Minta Organisasi Perangkat Daerah Perhatikan Sistem Pengarsipan

Melihat adiknya dicekik, membuat kakak perempuan korban pun langsung menarik tersangka, namun. Membuat dua kakak beradik ini pun langsung dicekik oleh tersangka secara bersamaan.

"Kedua korban ini berontak, dan langsung berteriak sehingga mengundang warga sekitar yang langsung
datang ke lokasi, kemudian korban melapor ke Polsek Kertapati," katanya Lanjut I Putu, penangkapan terhadap tersangka AE ini berawal dari kecemburuan dan ketersinggunannya terhadap korban, dan pada saat itu
tersangka dalam terpengaruh miras.

Baca: Berita OI : Listrik Padam Layanan Publik di Perkantoran Pemkab OI Terhambat

"Atas ulahnya tersangka dikenakan pasal berlapis yakni pasal 351 dan pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI
tahun 35 tahun 2009 tentang Narkotika," tegasnya.

Sedangkan, tersangka Adry mengaku kesal dan cemburu dengan korban.

"Saya kesal Pak, lihat dia berkomunkasi dengan pria lain," kata pria yang berprofesi sebagai salah satu sopir di perusahaan kontraktor ini.

Baca: Berita Palembang : Depo LRT Dipastikan Selesai Desember

Saat ditanya kepemilikan narkoba yang ada pada dirinya. Adry tak mengetahuinya. "Saya tak tahu Pak, karena pada saat itu saya dalam keadaan mabuk dan tidak sadar," katanya.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved