Menuntut Keadilan bagi Si Hijau yang Selalu Tabah

Tidak usah berharap bencana tak lagi menimpa, jika kedilan belum bisa ditegakkan kepada alam.

Dok. Pribadi
Ilustrasi bumi. 

Hal-hal tersebut jika dilakukan dengan keteguhan hati dan rasa ikhlas maka secara tidak langsung telah memberikan balas budi kepada alam.

Menyiram Tanaman

Kegiatan ini sudah biasa dilakukan sehari-hari sebagai sarana kita untuk berinteraksi dengan lingkungan.

Bagaimana tidak, menyiram tanaman memberikan kebahagiaan kepada manusia dan bisa memberikan pengertian tentang arti penting balas budi kepada alam.

Bukan hanya memberikan kebahagiaan kepada si penyiram, tumbuhan juga mendapatkan manfaat dari hal tersebut.

Sigit, seorang penjual tanaman hias di kawasan Jalan Demang Lebar Daun Palembang menyirami tanamannya, gambar diambil Jumat (18/9/2015).
Sigit, seorang penjual tanaman hias di kawasan Jalan Demang Lebar Daun Palembang menyirami tanamannya, gambar diambil Jumat (18/9/2015). (SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA)

Air sebagai sumber kehidupan, tanpa adanya peranan air, tidak ada makhluk yang dapat bertahan hidup.

Begitu juga tanaman, memiliki salah satu unsur terbesar didalamnya yaitu air yang berkisar antara 90% untuk tanaman muda dan kurang dari 10% untuk padi-padian yang menua.

Tanaman yang memiliki kadar air sedikit harus disiram secara teratur agar tidak kekurangan.

Jika tidak disiram, tanaman akan mati kekeringan.

Air merupakan bahan fotosintesis yang digunakan hanya 0,1% dari total air yang digunakan untuk fotosintesis.

Air yang digunakan untuk transpirasi tanaman sebanyak 99% dan 1% untuk hidrasi termasuk untuk memelihara dan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik.

Oleh karena itu tanaman sangat membutuhkan air disetiap paginya dari manusia dan sebaliknya manusia membutuhkan oksigen untuk bernafas disetiap saatnya.

Peduli sampah.

Sampah merupakan masalah yang besar bagi kehidupan, tak henti-hentinya sampah yang diproduksi manusia semakin hari kian menggunung.

Tidak bisa dipungkiri produksi sampah di Indonesia semakin memprihatinkan, dilansir dari salah satu media online di Indonesia.

Diperkirakan produksi sampah mencapai 0,5 - 0,8 kilogram (kg) per orang per hari.

Volume sampah dari 200.000 jiwa bisa mencapai 100 ton per hari.

Dari jumlah tersebut, yang tertampung oleh Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hanya 40 - 50 persennya, dan sisanya berakhir di lahan-lahan kosong atau dibakar.

Jika keadaan produksi sampah kian hari semakin banyak maka akan dipastikan bumi kita menjadi lautan sampah.

Pengertian peduli sampah bukan hanya sebatas bagimana cara kita membuang sampah pada tempatnya, tapi bagaimana cara kita mengolah limbah sampah mejadi barang yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lahat saat membersihkan sampah yang dibuang sembarang di jalan lingkar, Lahat.
Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Lahat saat membersihkan sampah yang dibuang sembarang di jalan lingkar, Lahat. (ISTIMEWA)

Perlu adanya tangan-tangan kreatif masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.

Tetapi sifat manusia diibaratkan seperti air susu di balas tuba, kebaikan alam yang diberikan kepada manusia seolah-olah sudah biasa dan manusia malah membalas dengan perbuatan yang salah.

Masih adakah perasaan kita akan peduli sampah, hal tersebut harus dilakukan mengingat kita masih membutuhkan alam.

Menciptakan Lingkungan bersih, Menurut World Health Organisation (WHO) tentang pengertian Kesehatan Lingkungan adalah “Those aspects of human health and disease that are determined by factors in the environment. It also refers to the theory and practice of assessing and controlling factors in the environment that can potentially affect health,” atau bila disimpulkan “Suatu keseimbangan ekologi yang harus ada antara manusia dan lingkungan agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia.”

Didalam masyarakat, lingkungan bersih menjadi hal yang utama sebagai cerminan individu seseorang.

Hal tersebut berbanding terbalik dikarenakan manusia disibukan oleh aktivitas kerja sehingga lalai dalam memperhatikan lingkungannya.

Jika lingkungan kondisi sehat tentu saja akan membuat penghuninya merasa nyaman dan berbagai manfaat yang dirasakan manusia ketika menjaga lingkungan seperti terhindar dari segala macam penyakit dan membuat lingkungan menjadi rapi dan indah.

Tetapi hal tersebut sangat jauh dari harapan.

Oleh karena itu, mari kita jadikan niat baik menjadi aksi baik yang memang dilakukan secara nyata dan bukan angan-angan semata, tinggal diri sendirilah yang harus disadarkan mulai dari sekarang.

Berkebun/Menanam Pohon

Berkebun merupakan hal yang positif yang dilakukan manusia.

Selain memberikan manfaat untuk melestarikan tanaman, manusia juga mendapatkan manfaat ketika musim panen tiba.

Berkebun secara tidak langsung telah manyatukan manusia dengan alam sehingga dapat terjalin suatu intereraksi dengan alam.

Oleh karena itu, kita ubah pola fikir kita jika kegiatan berkebun hanya dilakukan oleh kaum yang memiliki keadaan ekonomi rendah.

Tetapi harus dilakukan oleh seluruh individu yang memiliki inovasi positif tentang lingungan.

Berkebun memberikan sejuta manfaat bagi manusia, dengan berkebun membantu menurunkan kalori atau lemak jahat, selain itu berkebun juga dapat menghilangkan stress setelah menyelesaikan hari yang penuh dengan kesibukan.

Akan sangat menyenangkan bila pulang kerumah dan berkebun.

Tadir(48) dan Istrinya Yuli  sedang menggali tanah di kebunya, Minggu(21/1/2019)
Tadir(48) dan Istrinya Yuli sedang menggali tanah di kebunya, Minggu(21/1/2019) (SRIPO/HARIS)

Mulai dari sekarang, mari habiskan waktu akhir pekan dengan berkebun karena berkebun memiliki arti penting dalam timbal balik alam dan manusia.

Mengikuti Forum Kebersihan

Kegiatan yang bersifat kemanusiaan atau relawan dalam suatu kelompok individu merupakan wadah yang sangat ampuh dalam memecahkan masalah.

Forum kebersihan dapat menciptakan suatu hubungan sosial antar individu untuk saling membantu dalam mengatasi masalah kebersihan.

Contoh kecil yang ada Sumatera Selatan berada di lingkungan SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung, yang menyediakan tempat untuk siswanya melakukan kegiatan untuk menjaga lingkungan hidup.

Organisasi ISPALAM (Ikatan Siswa Pencinta Alam) merupakan cara yang tepat didirikan di sekolah tersebut untuk membantu siswanya dalam mengenal cara menjaga lingkungan seperti melukakan pemebersihan di lingkungan sekolah, mengkompos daun mejadi pupuk siap pakai, membersikan saluran-saluran drainase dan masih banyak lagi.

Organisasi BANK SAMPAH adalah sarana siswa dalam menabung sampah pelastik daur ulang untuk dijual ke pabrik daur ulang.

Hal ini berdampak pada kesadaran siswa dalam membuang sampah plastik yang susah terurai.

Mengikuti forum kebersihan dan telah berpartisipasi merupakan langkah akhir untuk menjadi relawan kebersihan dan menjadi sahabat alam.

Oleh karena itu, pemahaman akan alam bukan sekedar pengetahuan dan niat saja, perlu aksi nyata untuk mewujudkan lingkungan bersih.

Mereka menuntut keadilan kepada manusia, mereka tabah sehingga terus memberi kebutuhan hidup kepada manusia, dan selayaknya manusia harus bertrimakasih dengan memberi keadilan kepada mereka.

Kebersihan adalah pondasi dari berbagai kebaikan dan berbagai keindahan sehingga manusialah yang dapat berlaku adil kepada alam.

Seharusnya manusia sadar akan pentingnya menjaga lingkungan hidup yang bukan hanya sekedar dapat mengetahui dan memahami, tetapi bagaimana kita dapat bersikap adil kepada alam.

“Tidak usah berharap bencana tak lagi menimpa, jika kedilan belum bisa ditegakkan kepada alam”.

Ilustrasi bumi.
Ilustrasi bumi. (ist)

 ==========

DAFTAR PUSTAKA

Belli, Cesus.”Pengaruh Air Terhadap Pertumbuhan Tanaman”. http://doc bukanbasabasi.blogspot.co.id/2013/04/pengaruh-air-terhadap-pertumbuhan.html, Diakses 20 Januari 2017 Pukul 18:30 Wib.

Berita Satu. “Peningkatan Produksi Sampah Capai 0,8 Kg Per Orang Per Hari”.http://www.beritasatu.com/kesra/233419-produksi-sampah-capai-08-kg-per-orang-per-hari.html, Diakses 21 Januari 2017 Pukul 17:32 Wib.

Kumpulan Info. “Manfaat Berkebun”. http://kumpulan.info/hobby/tanaman/178-manfaat-berkebun.html, Diakses 14 Januari 2017 Pukul 17:00 Wib.

Kementrian Lingkungan. “ Penebangan Hutan dan Defortasi Fakta dan Angka”. http://www.menlh.go.id/penebangan-hutan-dan-deforestasi-fakta-dan-angka/, Diakses 22 Januari 2017 Pukul 17:12 Wib.

TAUFIIQULHAKIM, Penulis.
TAUFIIQULHAKIM, Penulis. (Dok. Pribadi)

==========

Editor: Ahmad Sadam Husen
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved