SFC Update

Personel Sriwijaya FC Dihantui Penyakit Ini Gara-gara Kondisi Cuaca Buruk di Palembang

Udara kota Palembang yang sedikit berkabut dan berasap berpengaruh kepada masyarakat. Tak terkecuali, para personel Sriwijaya FC.

Personel Sriwijaya FC Dihantui Penyakit Ini Gara-gara Kondisi Cuaca Buruk di Palembang
SRIPOKU.COM/RESHA
Skuat Sriwijaya FC saat melakoni latihan rutin. 

Personel Sriwijaya FC Dihantui Penyakit Ini Gara-gara Kondisi Cuaca Buruk di Palembang

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Udara kota Palembang yang sedikit berkabut dan berasap berpengaruh kepada masyarakat. Tak terkecuali, para personel Sriwijaya FC.

Kondisi fisik mereka juga rentan akan terkena penyakit, di tengah kondisi cuaca Kota Palembang yang dalam kondisi demikian.

Padahal, fisik mereka harus lebih prima agar lebih siap dalam mengarungi kompetisi Liga 1 2018 yang telah bergulir lagi.

Baca: Diskon Gila-Gilaan! Harga Mobil Keren Ini Cuma Rp 50 Juta, Buruan Sebelum Habis Sampai Desember

Baca: Berikut 5 Fakta Tentang Rudy Wowor Berdarah Belanda-Manado Ini

Dokter Tim Sriwijaya FC Ibadurahman mengatakan, dirinya telah mengecek kesehatan para pemainnya yang berada di Wisma Atlet dan Swarna Dwipa Residence.

Ia telah mengontrol tekanan darah dan keluhan-keluhan pemain sebelum menghadapi laga kandang kontra Bali United Sabtu (6/10/2018) nanti.

Hal tersebut, untuk menjaga kondisi pemain agar tetap bugar dan tak terganggu dengan cuaca Kota Palembang yang tengah mengalami kabut asap.

“Mereka minta suplemen, ada juga beberapa yang minta suntik suplemen ya kita kasih,” ujarnya kepada Sripoku.com, Jumat (5/10/2018).

Baca: Tanpa Tekan Tombol Mikrofon, Begini Cara Rekam Pesan Suara di WhatsApp, Gampang!

Baca: Setelah Singgung Soal Utang Mendadak Maia Estianty Sindir Anak SMA, Hingga Minta Maaf Ke Guru

Melihat cuaca berkabut Jumat pagi ini, Dokter Ibadurahman mengatakan pengaruhnya kepada pemain cukup sedikit. Namun, mereka juga rentan terkena penyakit yang sangat mengganggu saat pertandingan nanti.

"Kalau yang sensitif terhadap asap, pasti dia kambuh penyakitnya di pernafasan. Kalaupun tak punya riwayat demikian, mereka hanya akan terserang batuk dan pilek ringan. Tapi sangat mengganggu,” urainya.

Untuk menjaga kondisi fisik pemain dari segi klinis, pihaknya telah menganjurkan kepada para penggawa untuk memanfaatkan waktu istirahat yang ada. Selain itu, pola makan juga harus dijaga dan jangan sampai tidak tepat waktu.

“Yang pasti suplemen, serta jaga diri masing-masing karena mereka yang tau ada keluhan atau sesuatu yang kurang di tubuh mereka,” katanya.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan agar jangan sampai para pemain mengalami dehidrasi atau kurang cairan di tubuh mereka. Baik pada saat berlatih, bertanding atau dalam kondisi santai tak ada aktivitas.

“Di tiap kamar mereka kan ada dispenser untuk air. Dan juga setiap berlatih, official juga menyiapkan minum untuk mereka, jadi mudah-mudahan aman,” jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved