Berita Ogan Ilir

Berita Ogan Ilir: Tamparan Korban Dibalas dengan Tikaman Pisau Tersangka, Pembunuhan di Ogan Ilir

Dalam reka ulang yang berlangsung 16 adegan itu, pada adegan ke-13 tersangka inisial M (50) membantah ikut menghabisi korban.

Berita Ogan Ilir: Tamparan Korban Dibalas dengan Tikaman Pisau Tersangka, Pembunuhan di Ogan Ilir
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Pada adegan ke-10 tersangka Jemadi memperagakan bagaimana ia menusuk korban Zahri. Rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Zahri (39) warga Desa Sungai Rotan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir yang terjadi pada Sabtu malam (29/9) lalu. 

Laporan wartawan sripoku.com, Beri Supriyadi

SRIPOKU.COM, INDRALAYA--Rekonstruksi kasus pembunuhan yang pelakunya melibatkan dua orang ayah dan anak yang terjadi pada Sabtu malam (29/9) pukul 22.30 TKP di Dusun III Desa Sungai Rotan Kecamatan Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Dimana dalam reka ulang yang berlangsung sebanyak 16 adegan itu, pada adegan ke-13 tersangka inisial M (50) membantah ikut menghabisi nyawa korban Zahri (39) dengan cara mencekik leher menggunakan tangan kosong.

Melainkan fakta dalam rekon tersebut putranya bernama Jemadi (17) lah yang menghabisi nyawa korban dengan cara ditusuk sebanyak dua kali pada bagian pinggang sebelah kiri dan satu liang pada bagian paha serta empat liang pada bagian perut korban.

Akibatnya korban pun seketika tewas kehabisan darah. Namun bantahan ayah tersangka Jemadi (17) inisial M itu tak berkutik lantaran sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian pada saat itu melihat bila ayahnya juga turut mengeroyok korban hingga tewas dengan cara dicekik pada bagian leher.

Sementara, motif pembunuhan yang menewaskan korban Zahri (39), petani warga Desa Sungai Rotan Rantau Panjang Kabupaten OI itu, hanyalah masalah sepele.

Terlihat dalam adegan pertama, tersangka Jemadi (17) malam itu baru pulang dari menghadiri acara malam resepsi pernikahan salah seorang tetangganya.

Baca: Berita Palembang: Kasat Binmas Polresta Palembang AKP Chindi Helyadi, Penuhi Cita-cita Orangtua

Lalu, pada saat di jalan hendak pulang ke rumah dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan korban Zahri mampir di warung.

Lalu, saat korban naik sepeda motor dan memutar balik motor yang dikendarainya, hampir menabrak tersangka Jemadi yang sedang berjalan kaki.

Akibatnya, tersangka Jemadi langsung menegur korban dengan kalimat "nabrak hoi". Teguran tersangka langsung dibalas oleh korban dengan cara menamparkan tangan kanan ke wajah tersangka.

Halaman
12
Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved