Berita Musi Banyuasin

Berita Muba: Jadi Pembicara di EPOC Madrid 2018, Dodi Sampaikan Pengembangan Komoditas Sawit

Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam pengembangan komoditas kelapa sawit kian menjadi sorotan banyak pihak

Berita Muba: Jadi Pembicara di EPOC Madrid 2018, Dodi Sampaikan Pengembangan Komoditas Sawit
ISTIMEWA
Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin ketika menjadi pembicara pada kegiatan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, MADRID-- Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam pengembangan komoditas kelapa sawit kian menjadi sorotan banyak pihak, baik di level nasional maupun internasional.

Kali ini Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin mendapatkan kepercayaan untuk menjadi narasumber kegiatan European Palm Oil Conference (EPOC) di Madrid. 

“Pengembangan komoditas strategis sawit di Indonesia akan dapat berkontribusi pada capaian Target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) untuk Indonesia, dan ini sudah dimulai di Kabupaten Muba," kata Dodi di sela menjadi pembicara EPOC di Madrid. 

Pada kesempatan menjadi pembicara, Dodi menyampaikan bahawa ada beberapa target untuk mewujudkan pembangunan hijau berkelanjutan yang utama yakni dapat didorong capaiannya melalui sawit lestari adalah ketahanan pangan, ketersediaan air bersih,  pertumbuhan ekonomi dan ketenagakerjaan, dan menurunkan risiko ekspansi lahan dan deforestasi.

"Untuk dapat mencapai target tersebut ada beberapa tantangan kunci, salah satu yang paling dasar adalah kebutuhan data dan peta yang disepakati oleh semua pemangku kepentingan sesuai dengan Kebijakan Satu Peta dan Satu Data. Tanpa data - berbagai isu seperti legalitas, konflik lahan, sulitnya sertifikasi dan kebakaran lahan akan sulit dicegah,"ungkapnya.

Dodi Reza Alex
Dodi Reza Alex (SRIPOKU.COM/RESHA)

Baca: Bak Pinang Dibelah Dua, Ini 10 Potret Ketampanan Aryan Khan, Anak Sulung Shah Rukh Khan

Baca: Indonesia in Our Hearts,Rossi dan Marquez Kompak Beri Dukungan Moril Bagi Korban Bencana Palu

Pemkab Muba percaya bahwa untuk menjawab tantangan ini, kabupaten tidak bisa bekerja sendiri - karenanya Muba kerja sama dengan berbagai pihak dan mendirikan LTKL sebagai upaya kolaborasi dengan Kabupaten lain.

 "Salah satu contoh nyata adalah pencapaian Muba untuk mendapatkan dukungan dana replanting dari BPDP Sawit untuk pekebun sawit khususnya swadaya. Proses ini berlangsung selama lebih dari dua tahun dan tidak akan bisa terjadi tanpa data spasial & sosial ekonomi pekebun yang jelas. Data yang berhasil dikumpulkan adalah hasil kerjasama multipihak di Kabupaten," jelas Dodi yang juga Ketua Umum Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL). 

Dodi menambahkan, dengan fokus pada data dan peta, Kabupaten bisa lebih fokus pada pengembangan program yang tepat untuk meningkatkan kapasitas pekebun dan mendorong intensifikasi. 

"Adanya peta dan data yang baik juga memungkinkan kabupaten untuk melakukan monitoring dan penegakan hukum di sektor sawit secara efektif bekerjasama dengan provinsi dan nasional - disini terlihat jelas bahwa penurunan tingkat deforestasi akan sulit tercapai tanpa peta dan data yang baik," imbuhnya.

Selain itu, Muba percaya bahwa contoh baik ini akan dapat direplikasi oleh Kabupaten lainnya, terutama melalui jaringan LTKL dan APKASI yang sudah dibentuk. 

"Dengan komitmen daerah, maka SDGs dan berbagai kebijakan perbaikan tata kelola Indonesia seperti ISPO, moratorium sawit dan Satu Peta serta komitmen swasta untuk lestari akan lebih mudah dicapai," pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir bersama Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin menjadi narasumber yakni Menteri Industri Malaysia, Madam Theresa Kok Suh Sim, Menteri perdagangan Republik Indonesia Enggartiasto Lukita, dan Mantan Presiden Columbia, Alvaro.  

Selain itu, Ketua EPOA, Frans Claassen, Sekretaris Jenderal Aliansi Minyak Sawit Eropa, Margot Logman, dan Profesor Universitas Cagliari, Departemen Ilmu Biomedis, Sebastiano Banni.

Baca: Berita Pagaralam: Musim Kemarau, Lahan Pertanian di Pagaralam Kering dan Retak-retak. Petani Pasrah

Baca: Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Liga 1 2018, Sriwijaya FC vs Bali United, Persija vs Perseru

Baca: Terima Timnas U-16 Indonesia, Presiden Joko Widodo Berjanji Akan Carikan BUMN sebagai Bapak Angkat

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved