Berita Palembang

Diupayakan Korban Kebakaran Memiliki Usaha Agar Dapat Bantuan Modal Usaha

Selama dua bulan ini 100 KK di Kota Palembang mendapat bantuan kemanusiaan bencana kebakaran dari Dinas Sosial Sumsel.

Diupayakan Korban Kebakaran Memiliki Usaha Agar Dapat Bantuan Modal Usaha
SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Kepala Dinsos Sumsel, Rosyidin Hasan 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan mencatat selama kurun waktu dua bulan terakhir, sudah ada sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) khususnya di Kota Palembang, yang telah menerima bantuan kemanusiaan korban bencana kebakaran.

Kepala Dinas Sosial Sumsel, Rosyidin Hasan menjelaskan, bantuan untuk korban kebakaran sejauh ini masih dapat diback up oleh Pemprov Sumsel, meskipun seharusnya jika melihat aturan yang ada apabila kebakaran tersebut kurang dari 30 rumah maka menjadi kewenangan Kabputen/Kota.

"Kemungkinan karena persedian kabupaten/kota hampir habis maka kita yang handel, baik sandang secukupnya, terpal, alat-alat dapur dan lainnya sudah diserahkan ke korban kebakaran," ujarnya, Senin (1/10/2018).

Kata Rosyidin, Gerak cepat ini dilaksanakan karena mengingat hampir satu bulan terakhir, peristiwa kebakaran yang terjadi khususnya di Kota Palembang cukup sering melanda.

Baca: Dana BOS Digunakan Seoptimal Mungkin untuk Operasional Sekolah

"lokasi penyaluran bantuan hampir merata, ada di Plaju, Tangga Buntung, 5 Ulu dan terakhir di Kuto," jelasnya.

Sementara untuk bantuan berupa beras yang diberikan merupakan bantuan reguler yang masuk ke Dinsos untuk kemudian disalurkan kembali jika terjadi kebakaran.

"Untuk yang reguler jatahnya sampai 50 ton, kalau itu habis kita ada cadangan beras pemerintah ada 200 ton yang belum tersentuh dan dikhususkan untuk bencana besar ditambah pula dengan terpal dari Kemensos," ungkap Rosyidin.

Selain itu, sebagai bagian dari upaya penanggulangan cepat korban kebakaran, pihaknya juga saat ini tengah mengupayakan ke Kemensos agar korban kebakaran yang sebelum musibah memiliki usaha untuk bisa mendapatkan bantuan modal sehingga mereka bisa kembali menjalani kehidupan seperti sedia kala.

"Kita biasanya minta keterangan dari RT/RW atau Lurah yang menyatakan bahwa mereka memang mempunyai usaha sebelum tertimpa musibah kebakaran. Sekarang sedang proses, mudah-mudah bisa segera direalisasikan," tutupnya.(cr26)

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved