Atal Sembiring Depari Terpilih Jadi Ketum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Masa Tugas 2018-2023

Atal Sembiring Depari terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) masa tugas 2018-2023

Atal Sembiring Depari Terpilih Jadi Ketum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Masa Tugas 2018-2023
Foto: Antara/Yudha
Ketua Umum PWI Atal S Depari (baju putih) diangkat pendukungnya usai memenangi pemilihan dalam Kongres XXIV PWI di Solo, Sabtu (29/9/2018). 

SRIPOKU.COM, SOLO -  Atal Sembiring Depari terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) masa tugas 2018-2023 setelah meraih suara terbanyak dalam pemilihan di Kongres XXIV PWI di Solo, Sabtu (29/9/2018).

Dalam pemilihan tersebut, Atal S Depari mendapatkan 38 suara, sedangkan Hendry Ch Bangun mengumpulkan 35 suara sehingga dengan demikian Atal dinyatakan terpilih menjadi Ketua Umum PWI.

Ketua Umum sebelumnya adalah Margiono yang menjabat dua periode.

Seperti dilansir laman antaranews.com, pada awal penjaringan calon ketua umum mencuat tiga nama, yakni Hendry Ch.

Baca: Ngotot Ingin Pisah Setelah Cerai Lina Tiba-tiba Datangi Sule Minta Hal ini, Lihat yang Didapat

Baca: Terlihat Ceria di TV, Sosok Ini Bocorkan Kondisi Ruben Onsu di Belakang Panggung, Terduduk Lemah

 

Bangun, Atal Sembiring Depari, dan Sasongko Tedjo, namun Sasongko menyatakan tidak bersedia dicalonkan.

Tanda-tanda Atal bakal meraih kemenangan mulai terlihat sejak awal karena pada penjaringan calon, Atal meraih 19 suara, Hendry 16 suara, Sasongko 1 suara, dan dua suara tidak sah.

Pada saat penghitungan suara, keduanya saling kejar sebelum akhirnya Atal mengunci kemenangan dengan perolehan 38 suara dari total 73 suara yang diperebutkan.

"Terima kasih atas dukungannya. Kita tetap satu PWI," kata Atal usai memenangi pemungutan suara.

Baca: Sindrom Pramenstruasi yang Jadi Momok Wanita, Atasi dengan Mengkonsumsi 5 Makanan Ini !

Baca: Gempa dan Tsunami di Palu, Selebgram Nurrani Ceritakan Suasana Mengerikan di Depan Rumahnya

 

Sebelumnya, pada penyampaian visi dan misi Atal lebih banyak menyoroti tentang peningkatan kompetensi untuk wartawan.

Ia mengatakan selama ini PWI sudah melaksanakan banyak program pendidikan, seperti Sekolah Jurnalistik Indonesia, dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

"Meski demikian, dari data tersebut ada sebuah fakta bahwa banyak wartawan di bawah PWI belum tersentuh pendidikan yang standar. Saya pikir kita lebih banyak 'learning by doing'," katanya.

Nantinya, ia juga akan memperbaharui kurikulum pendidikan dan akan disesuaikan dengan era saat ini dimana semua berbasis pada "online".

"Program yang akan saya laksanakan pada tahun pertama adalah digitalisasi PWI, saya ingin ada PWI Apps di mana bisa menghubungkan para anggota PWI," katanya.

Editor: Sudarwan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved