Liga I Indonesia

Arema Usulkan Liga I Indonesia Dimulai Pekan ke-24

"Kalau misal kompetisi ditunda satu pekan mulainya tidak dari pekan ke-25, atau kalau ditunda dua pekan mulainya

Arema Usulkan Liga I Indonesia Dimulai Pekan ke-24
arema cronus di grup neraka 

SRIPOKU.COM, MALANG-Dampak dari diliburkannya kompetisi akan membuat klub-klub menganggur, dampak paling berat adalah komplain dari pihak sponsor bagi klub, dan juga soal pertimbangan menambah durasi kontrak dari yang sudah dianggarkan di awal musim, jika kompetisi ditunda dan jadwal molor hingga melewati bulan Desember.

Atas pertimbangan ini, GM Arema Ruddy Widodo mengusulkan kepada operator PT Liga Indonesia Baru (LIB) agar Liga 1 2018 tetap dimulai lagi dari pekan ke-24, sekalipun kompetisi nantinya mengalami penundaan satu hingga dua pekan.

General Manager Arema FC itu memiliki alasan tersendiri mengenai hal tersebut. Dia berharap pihak PSSI dan Kemenpora juga mempertimbangkan agar kompetisi segera dimulai pada pekan ke-24 tersebut.

Ruddy menilai keputusan PSSI dan PT LIB sudah tepat dengan tidak memberikan tenggat waktu sampai kapan kompetisi ini akan diputar kembali.

Sebab, yang jelas, jika nantinya diputar kembali, Ruddy berharap PT LIB tak memakai jadwal yang lama, melainkan dengan memundurkan seluruh jadwal pertandingan mulai pekan ke-24. Artinya ada beberapa revisi agar tim-tim tidak mengalami kelelahan karena jadwal yang padat.

"Kalau misal kompetisi ditunda satu pekan mulainya tidak dari pekan ke-25, atau kalau ditunda dua pekan mulainya tidak dari pekan ke-26, kami berharap jika diputar kembali Liga 1 2018 tetap dimulai pekan ke-24, sehingga tetap berurutan, dengan catatan seluruh pertandingan diundurkan," ujar Ruddy.

Menurutnya, jika PT LIB memaksa memutar laga sesuai jadwal, dengan konsekuensi menaruh jadwal laga pekan yang ditunda di belakang, dikhawatirkan akan menyebabkan sejumlah masalah. Ruddy menilai hal tersebut bakal membingungkan seluruh klub peserta kompetisi.

"Soal akumulasi kartu misalnya, jadwal yang tidak urut sesuai dengan pekan yang sudah disusun sejak awal tentu akan membingungkan mengenai siapa yang harus absen karena akumulasi kartu, si A yang harusnya absen karena akumulasi kartu mungkin saja bisa dimainkan karena ketidaktahuan klub," katanya seperti dilansir dari situs resmi Arema.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved