Berita Palembang

Tahun Pertama Salurkan KUR, Bank Sumsel Babel Optimis Lampui Target Desember Nanti

Bank Sumsel Babel (BSB) per Agustus 2018 merealisasikan penyaluran pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp87,8 miliar

Tahun Pertama Salurkan KUR, Bank Sumsel Babel Optimis Lampui Target Desember Nanti
SRIPOKU.COM/JATI PURWANTI
Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhammad Adil, meninjau langsung budidaya ikan lele sekaligus memastikan pembiayaan KUR tepat guna di di Tegal Binagun, Rabu (26/09/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bank Sumsel Babel (BSB) per Agustus 2018 merealisasikan penyaluran pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp87,8 miliar dengan total 1.429 debitur.

Direktur Utama BSB Muhammad Adil mengatakan target penyalurkan KUR saat ini hanya kurang Rp4,2 miliar dari total penyaluran sebesar Rp92 miliar hingga akhir tahun nanti. 

"KUR tersebut terdiri dari kredit mikro Rp19,9 miliar yang telah disalurkan kepada 982 debitur dan KUR kecil Rp 67 miliar kepada 447 debitur. Kami optimist melampui target pada Desember nanti," ujarnya saat meninjau langsung budidaya ikan lele di kawasan Tegal Binagun Kota Palembang, Rabu (26/09/2018).

Baca: Cukup Masukan Tangan ke Ventilasi Udara, Kawanan Maling Ini Berhasil masuk Rumah Korbannya

Dia menambahkan sebagai perbankan daerah yang baru setahun pertama dipercaya sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR), pihaknya merasa perlu memastikan kredit bersubsidi ini benar-benar produktif dan tepat sasaran.

“Yang terpenting penyaluran KUR dengan bunga 7 persen ini tepat guna sehingga subsidi dari pemerintah terhadap bantuan pembiayaan ini dapat terealisasi dengan baik,” tambahnya.

Dilanjutkannya pihaknya pun bahkan akan secara terus-menerus mengevaluasi pinjaman secara berkala guna memberikan layanan masksimal kepada debitur.

Baca: Tim Sinkronisasi HDMY Mulai Gerak, HDMY Bakal Tancap Gas Usai Dilantik

Menurutnya pula bahkan tidak sedikit dari debitur yang minta tambahan pinjaman untuk ekspansi usaha.

"Saya mengimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan pembiayaan KUR ini semaksimal mungkin, khususnya untuk meningkatkan produktivitas usaha," katanya.

Tri Wahyu Aji, salah satu penerima program kredit tersebut mengatakan, sejak diberi suntikan modal kini usahanya mengalami kemajuan beromzet hingga puluhan juta.

Baca: Pencak Silat dan Wushu Jadi Andalan KONI OKI, Sedangkan Ski Air Tersingkir

“Dalam satu bulan bisa sampai 300 ribu bibit yang kami jual di pasaran dengan harga kisaran Rp150 hingga Rp200 per ekor. Omzetnya cukup lumayan, bahkan kami cukup kewalahan meladeni permintaan yang cukup tinggi di Kota Palembang,” jelasnya.

Diterangkannya pula dia mengaku terbantu dengan pinjaman KUR ini ditambah pula petugas bank juga memberikan solusi terkait pembiayaan.

Dia pun tidak segan-segan merekomendasikan pinjamanya ke kelompok lain guna mendorong produktivitas usaha.

Baca: Pencak Silat dan Wushu Jadi Andalan KONI OKI, Sedangkan Ski Air Tersingkir

Wahyu menerangkan sejak memutuskan menekuni usaha ternak ikan lele sejak tahun 2014 lalu saat ini dia sudah memiliki kelompok sekitar 10 orang.

Tidak hanya lele yang siap panen, dia juga mendistribusikan ratusan ribu bibit ikan lele berbagai ukuran ke sejumlah peternak lele di Kota Palembang.

Baca: Pencak Silat dan Wushu Jadi Andalan KONI OKI, Sedangkan Ski Air Tersingkir

“Ini saja sudah ada yang pesan 300.000 bibit ikan lele. Sekarang sedang proses pemenuhan pesanan. Soal kualitas kami pun sudah bersertifikasi dan dipastikan bibit ikan lelenya kualitasnya terjamin" terangnya.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved