MotoGP 2018

Tanggapi Kasus Juniornya Romano Fenati, Valentino Rossi Sebut Banyak Orang Lebay

ebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi memberikan tanggapannya soal kasus yang menimpa mantan pebalap akademi

Tanggapi Kasus Juniornya Romano Fenati, Valentino Rossi Sebut Banyak Orang Lebay
Ultimate Motorcycling
Valentino Rossi. 

SRIPOKU.COM --- Pebalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi memberikan tanggapannya soal kasus yang menimpa mantan pebalap akademi besutannya Romano Fenati.

Aksi Romano Fenati menarik rem tangan rivalnya saat balapan Moto2 GP San Marino membuat banyak pihak memberikan kecaman.

Atas aksinya tersebut, Romano Fenati kemudian mendapatkan hukuman larangan tampil dalam dua Grand Prix, dipecat tim, hingga lisensi balapnya dicabut.

Valentino Rossi setuju jika aksi tak terpuji yang dilakukan Romano Fenati kepada anak didiknya, Stefano Manzi, berbahaya.

Baca: Banyak Ketidakadilan yang Dirasakan, Romano Fenati Putuskan Mundur dari Dunia Balap

Baca: Jadwal Pertandingan & Siaran Langsung Trans 7 Moto GP Aragon 2018, Ini Kondisi Rossi & Pedrosa

Namun Valentino Rossi menganggap bahwa kasus Romano Fenati terlalu dibesar-besarkan sehingga semua mata hanya terfokus pada mantan pebalap Marinelli Snipers tersebut.

"Saya pikir semua orang melebih-lebihkan soal reaksi mereka terhadap Romano Fenati. Orang-orang yang belum pernah menonton balapan sebelumnya tiba-tiba berbicara tentang motor," ujar Rossi.

"Sikap Fenati bahkan dianggap lebih penting daripada kemenangan Andrea Dovizioso dengan Ducati dan sejujurnya saya tidak mengerti mengapa itu terjadi."

Baca: Andrea Dovizioso Pimpin MotoGP Aragon 2018 di Sesi Latihan Pertama, Marquez dan Rossi Tercecer

"Hukuman dua balapan memang tidak cukup, tetapi yang terjadi setelah itu jauh lebih buruk," lanjutnya.

Memang harus diakui jika kemenangan perdana Andrea Dovizioso saat balapan MotoGP San Marino sedikit tenggelam karena kontroversi Fenati.

Baca: Video Detik-detik Valentino Rossi Menolak Jabat Tangan dari Marc Marquez, Ini Alasannya

Di lain sisi, akibat hukuman yang diperolehnya, Fenati sudah mengatakan tidak akan membalap kembali.

Namun kabar terbaru menyebutkan jika bos Dorna sedang berusaha mencarikan tim baru agar Fenati bisa tampil pada GP Jepang, setelah hukuman dua balapan berakhir.

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Reigan Riangga
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved