OKU Selatan

Tubuh Bocah 5 Tahun di OKUS Ini Bersisik. Orang Tua Curiga Gara-gara Bunuh Ular Saat Hamil

Bocah yang masih berusia 5 tahun (R) tinggal di salah satu Desa Kecamatan Pulau Beringin, Kabupaten OKU Selatan

Tubuh Bocah 5 Tahun di OKUS Ini Bersisik. Orang Tua Curiga Gara-gara Bunuh Ular Saat Hamil
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
R (5) bocah yang bersisik sejak lahir, Kamis (6/9/2018). 

"Sejak lahir sudah tidak normal, semua tubuhnya bersisik dan setiap 3-4 bulan akan mengalami proses pergantian akan tetapi tidak terlihat ada rasa gatal yang dirasakannya ,” ujar RN kepada Sripoku.com, Kamis (6/9/2018).

Baca: Siap Dimulai 6 September 2018, Berikut Jadwal Lengkap Pertandingan UEFA Nations League

Dikatakan ayahnya, mereka telah sejak lama tinggal di kebun dan keseharian anaknya bermain air dan mandi, akan tetapi enggan mengenakan pakaian walaupun dipaksa oleh orang tuanya.

“Kalau kami paksa mengenakan pakaian, akan dilepas sendiri dan sembari menangis,” tutur ayah Roni.

RN (35) meyakini peristiwa yang menimpa putranya tersebut, karena kesalahan yang ia lakukan saat istrinya tengah mengandung R (5).

Dikatakannya jika pada saat istrinya sedang mengandung dirinya sempat membunuh ular saat sedang pergi ke hutan.

Baca: Ekonom Amerika Kritik Jokowi Soal Rupiah, Fadli Zon Setuju dan Sindir Perhelatan IMF di Bali

“Mungkin inilah awalnya dan semenjak lahir anak saya seperti ini, ada keanehan kulitnya dan kebiasaan sehari-hari,” tambahnya.

Dikatakannya kepercayaan di desa setempat saat istri sedang mengandung tidak diperbolehkan sembarangan membunuh hewan.

Terpisah Kepala Desa (Kades) Wilayah setempat Sarwani, mengatakan kalau salah satu bocah di desanya mengalami kelainan dan sekujur tubuhnya bersisik.

Baca: Ramuan Bumbu Dapur Ini Bisa Bantu Proses Detoksifikasi Pada Ginjal

“Bocah ini memang sudah sejak lahir mengalami kelainan, tidak sama dengan semua anggota keluarganya yang normal,” tuturnya.

Dia menambahkan yang bersangkutan sendiri pernah dibawa ke Bidan Desa (Bides) dan dilakukan pengobatan di Puskesmas .

Namun tim medis tidak menemukan jenis penyakit yang diderita bocah tersebut.

Bahkan hingga saat ini R (5) terus diberikan obat kulit jenis salep dan akan tetapi hasilnya tetap nihil tanpa ada perubahan.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved