Berita Palembang

Disdik Palembang Tetap Izinkan Imunisasi MR ke Sekolah

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang tidak bisa melarang sekolah yang menolak siswanya diberikan suntikan.

Disdik Palembang Tetap Izinkan Imunisasi MR ke Sekolah
Ilustrasi pemberian vaksin MR 

Laporan wartawan Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ketegasan kehalalan status vaksin campak Measles dan Rubella (MR) yang masih simpang siur, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang tidak bisa melarang sekolah yang menolak siswanya diberikan suntikan.

Kendati sempat melarang sekolah meneruskan imunisasi ini, namun pihak Disdik Palembang akhirnya kembali mengizinkan imunisasi untuk dilanjutkan.

Baca: Diboyong Ke Indonesia Pada 27 Agustus 2018, Pocophone F1 Mulai Diperbincangkan, Ini Spesifikasinya

"Baru-baru ini saya menerima surat edaran dari MUI, bahwa status haramnya dicabut. Jadi tidak masalah digunakan," ujar Kabid SMP Disdik Palembang, Selasa (28/8/2018).

Ia juga sempat ditelpon beberpa kepala sekolah yang menanyakan prihal imunisasi MR ini. Sebab pro dan kontra vaksin campak MR hingga sekarang masih terus berlanjut dan dilaksanakan di beberapa sekolah di kota Palembang.

Baca: Pasca MUI Cabut Status Haramnya, Kini Disdik Palembang Izinkan Imunisasi MR ke Sekolah

"Memang kemarin program Kementrian Kesehatan RI itu masih belum ada kejelasan kehalalan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun BPOM. Makanya sempat saya hentikan dulu. Tapi kalau sekarang tidak apa-apa diteruskan," jelasnya.

Menurut Herman, pihaknya selalu mendukung upaya apapun untuk kepentingan kesehatan khususnya untuk pelajar.

Namun tidak bisa juga mengizinkan apabila memang belum ada kejelasan dari MUI.

Baca: Tim Bulu Tangkis Tambah 2 Emas, Inilah Update Medali Indonesia di Asian Games

"Kita tidak berani mengambil keputusan yang salah. Apalagi sampai meresahkan orangtua siswa," tegasnya.

Sejauh ini imunisasi MR baik SD dan SMP di Palembang belum menyasar secara menyeluruh, dikarenakan sempat tertundanya belum lama ini.

Baca: Disdik Sumsel Kirim Siswa Program Kuliah Gratis ke Malaysia, IPK di Bawah 3,0 Langsung Dipulangkan!

Namun kali ini pihaknya mengimbau agar sekolah bisa melakukan imunisasi MR sesuai anjuran dari Kementrian Kesehatan.

"Kami menyerahkan kepada orangtua siswa dan sekolah masing-masing, selama orangtua siswa tidak keberatan ya biarkan saja. Jika keberatan tidak bisa dipaksakan juga,” ujarnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved