Berita Haji

Usai Melontar Jumrah, Jemaah Haji Tersesat Hingga 10 Jam

Usai istirahat satu jam pasca Mabit di Muzdalifah, jemaah haji Kloter 2 PLM sekitar pukul 01.00 WAS, Selasa (21/8)langsung melontar.

Usai Melontar Jumrah, Jemaah Haji Tersesat Hingga 10 Jam
SRIPOKU.COM/Slamet Hariono
MELONTAR -Jemaah haji Kloter 2 Palembang usai melontar jamarat, sebagian besar terpisah dari rombongan tersesat hingga 10 jam lebih. Bahkan dua jemaah belum ditemukan. 

Kendati begitu, semua jemaah terus bergerak dengan menempuh perjalanan selama kurang lebih 1,5 jam untuk sampai ke lokasi  melontar jumrah. Beruntung, selama perjalanan jemaah haji mendapat oksigen dan udara segar, begitu polisi dan tentara Kerajaan Arab Saudi menyemprotkan air ke arah jemaah sehingga tubuh terasa segar.

Lantaran padatnya kawasan jamarat, usai melontar banyak jemaah haji, termasuk dari KBIH Ar©Rahmah terpisah dari rombongan yang diperkirakan jumlah 70 persen. Selama 11 jam tersesat, sehingga ada jemaah yang pulang ke maktab pukul 12.30 WAS.

Bahkan, ada jemaah haji yang terpaksa harus dijemput. Dan pukul 13.00 WAS masih ada lima jemaah yang belum pulang ke maktab.

"Banyak jemaah yang kebingungan saat pulang karena bentuk maktab sama dan Nomot Maktab yang tidak beraturan," kata Slamet.

Dikatakan, banyak sekali sekali cerita dari jemaah terkait pengalamannya kenapa bisa tersesat. Padaha, sudah dipandu oleh petugas. Namun yang disesalkan, petugas tersebut tidak hafal jalan pulang.

"Memang unik, pembimbing juga masih tersesat sampai siang sehingga banyak yang kecewa dengan pembimbing," kata Slamet.

Lalu kenapa pembimbing masih tersesat? Alasan mereka karena banyak perubahan di setiap tahun di kawasan Mina sehingga banyak jalan yg ditutup oleh polisi. Akibatnya, jalan pulang harus memutar dan jauh. Tidak hanya jemaah, dokter kloter juga telat pulang dan baru sampai di kamtab pukul 10.00 WAS.

"Sampai saat ini jemaah asal Palembang masih belum kembali ke mantap, berarti sudah dua hari belum kembali, setiap habis sholat fardu jemaah selalu mendoakan agar pak Ahmad Rivai dan pak Ilham segera pulang," katanya.

Penulis: Husin
Editor: muhammad husin
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved