Berita Palembang

Minta Uang Untuk Beli Susu Anak ke Suami, Wanita Ini Malah Jadi Korban KDRT

Rika Lestari (24) warga Pertahanan Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan SU II, Palembang mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Minta Uang Untuk Beli Susu Anak ke Suami, Wanita Ini Malah Jadi Korban KDRT
Sripoku.com/Andy Wijaya
ilsutrasi kdrt 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Rika Lestari (24) warga Pertahanan Kelurahan Plaju Ilir Kecamatan SU
II, Palembang mengalami kekerasan dalam rumah tangga.

Lantaran tak terima sudah menjadi korban KDRT, ia pun melapor ke Polresta Palembang, Rabu (22/8).

Dihadapan petugas RK menuturkan kejadian yang dialaminya terjadi pada Selasa, (21/8), sekitar pukul 23.30 di Jalan Hoktong Lorong Budiman Kelurahan Bagus Kuning Kecamatan Plaju, Palembang.

Baca: Usai Sholat Ied Berjamaah, Pangdam II Sriwijaya Saksikan Pemotongan Kurban

"Masalah sepele pak, tapi saya dianggapnya seperti musuh saja," ungkapnya RK Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Dimana diketahui kejadian ini berawal, saat korban meminta uang untuk membeli susu anaknya.

Baca: Bertanding Saat Idul Adha, Dayung Indonesia Loloskan 3 Nomor ke Final

Namun bukan perlakukan baik diberikan oleh terlapor AL (Al-fazri 25) yang statusnya suami korban.

Al saat itu malah marah-marah dan langsung menendang pelipis korban.

"Saya minta uang untuk beli susu anak pak, namun dia langsung marah dan menendang saya," katanya.

Akibat kejadian ini, korban pun mengalami luka memar di pelipis matanya sebelah kanan.

Baca: Idul Adha 2018, Alex Noerdin Kurban Sapi Jenis Limosin, Beratnya Hampir Satu Ton

"Saya tidak terima pak. Oleh itulah saya laporankan. Kejadian ini sering terjadi, dan bukan kali pertamanya." katanya berharap sang suami diadili.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas, AKP Andi Haryadi membenarkan adanya laporan korban.

Baca: Niat Posting Foto Keluarga Edisi Hari Raya Idul Adha, Penampilan Bunga Citra Lestari Jadi Sorotan

"Korban sudah kita minta untuk melakukan visum dan laporannya pun sudha kita teriam. Nantinya laporan korban akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak) (PPA), Polresta Palembang,"
katanya.

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved