Berita Palembang

Setahun Buron, Petugas Berhasil Tangkap Pelaku Begal Hingga Dilumpuhkan Pakai Timah Panas

Tersangka Rico dibekuk petugas pimpinan Kanit V Kompol Sukri A Rivai Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Rico (36), buronan kasus begal yang keok ditembak petugas dan tertunduk lesu ketika rilis perkara di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kamis (16/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Terhitung hampir setahun menjadi buronan, Rico (36), kawanan pelaku aksi begal, akhirnya berhasil dibekuk petugas.

Namun lantaran berusaha melawan dan melarikan diri dari kepungan petugas, Rico pun terpaksa dibuat keok dengan dua kali tembakan pada kedua kakinya.

Tersangka Rico dibekuk petugas pimpinan Kanit V Kompol Sukri A Rivai Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Baca: Mainan Fenomenal Khas 17an di Palembang, Ada Perahu Hias Hingga Kendaraan Pejuang

"Saya baru sekali ikut begal dan setelah itu saya lahir ke Jambi selama setahun. Namun akhirnya ditangkap polisi," ujar Rico yang menahan rasa nyeri pada kedua kakinya ketika rilis perkara di Polda Sumsel, Kamis (16/8/2018).

Dari catatan petugas, tersangka Rico merupakan kawanan pelaku aksi begal sepeda motor di kawasan Jalan Swadaya Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin tahun 2017.

Baca: LINK LIVE STREAMING Pertandingan Sepakbola Wanita Indonesia vs Maladewa, Kick Off 18.30 WIB

Salah satu rekan tersangka Rico yakni Hamzah, terlebih dulu sudah dibekuk petugas dan sudah menjalani hukuman.

"Waktu habis begal itu, motor dibawa Hamzah. Namun saat dijual, Hamzah ditangkap polisi. Mendengar Hamzah ditangkap polisi, saya langsung pergi ke Jambi. Saya tahu dari tetangga kalau Hamzah itu sudah di penjara," ujar Rico.

Baca: Dikukuhkan Jadi Anggota Paskibraka 2018, Perempuan Ini Banggakan Orangtuanya Di Kampung

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara mengatakan, tindakan tegas terpaksa dilakukan petugas terhadap tersangka Rico. Karena tersangka mencoba melawan petugas dan melarikan diri.

"Petugas mendapatkan informasi bahwa tersangka pulang dari pelariannya. Petugas pun langsung melakukan penangkapan. Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan (curas) dengan ancaman tujuh tahun penjara," ujarnya

Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved