Pilpres 2019

Sampai Kirim Pesan Khusus untuk Prabowo, Ini Alasan Sebenarnya UAS Menolak Jadi Cawapres!

UAS : Puncak daripada kekecewaan adalah harapan. Akhirnya terungkap ini alasan Ustaz Abdul Somad tolak posisi Cawapres Prabowo.

Sampai Kirim Pesan Khusus untuk Prabowo, Ini Alasan Sebenarnya UAS Menolak Jadi Cawapres!
Portal.islam.id
Ustaz Abdul Somad dan Prabowo 

SRIPOKU.COM - Ustaz Abdul Somad sepertinya begitu kuat menggenggam jalan dakwahnya untuk menjadi pendidik dan dai. 

Meski namanya terus didengungkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo, Ustaz Abdul Somad dengan lembut mengaku ia tak memiliki kemampuan untuk menjadi Cawapres. 

Lewat sebuah wawancara eklusif bersama TVOne, saat di Palembang secara terbuka Ustaz Abdul Somad mengungkapkan isi hatinya. 

Menurutnya, apa yang dialaminya saat ini adalah sebuah ujian.

“Saya anggap sebagai ujian, karena kami buat kata Allah, ‘kami uji manusia itu dengan hasanah kebaikan-kebaikan’, banyak orang yang menganggap jika sedang sakit diuji kalo sedang susah diuji, popularitas harta jabatan itu juga ujian, jadi kita anggap ini bagian dari ujian keimanan ujian keikhlasan, ujian istiqomah, mudah-mudahan kita lulus”, ujar Ustaz Abud Somad sambil sedikit tertawa.

Ditambahkan Dosen di Pekanbaru Riau itu, akan banyak yang kecewa jika terlalu berharap padanya.

"Puncak daripada kekecewaan adalah harapan. Oleh sebab itu kita jangan banyak berharap karena semakin tinggi pengharapan semakin tinggi kekecewaan, jadi kalau orang terlalu berharap kepada saya, dia akan kecewa dan berakhir dengan marah. Maka pengharapan tertinggi adalah berharap kepada Allah SWT," ucapnya

Baca: Mengenal Pasukan Siluman Terganas Indonesia yang Jadi Garda Terdepan Keamanan Asian Games 2018

Baca: Saat Beli Sukhoi dari Rusia, Indonesia Dapat Tekanan dari Amerika Serikat

Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad (IST)

"Berharap kepada harta akan binasa, berharap kepada mahluk akan kecewa, 'siapa yang berharap kepada Allah SWT maka kita ikuti aturan rule of the game yg sudah dbuat Allah' harapan tentang apa? harapan tentang cinta, harapan tentang hidup, harapan tentang memilih pemimpin", jelas Ustaz yang hari itu berpakaian serba putih dan kopiah hitam.

Terkait hasil ijtima ulama yang menunjuk namanya menjadi Cawapres, UAS pun mengklarifikasi. Jika ada alasan kuat mengapa ia menolak posisi tersebut. 

"Pertama saya seorang hamba Allah merespon ijtima ini dan mngucapkan terimakasih kepada para ulama, sahabat, Dai santri yang sudah peduli dengan mengucapkan jazakallah khairan semoga allah memberikan balasanNya.

Halaman
12
Penulis: Candra Okta Della
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved