Berita Palembang

Sertifikasi Dosen dan JJA di Sumbagsel Minim, LL Dikti Wilayah II Siapkan Lakukan Upaya Ini

Ia menambahkan, saat ini ada 10.264 dosen di lingkungan kopertis wilayah II, terdiri dari dosen PNS, dosen tetap yayasan

Sertifikasi Dosen dan JJA di Sumbagsel Minim, LL Dikti Wilayah II Siapkan Lakukan Upaya Ini
Dok.SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Koordinator Kopertis Wilayah II Prof Dr H Slamet Widodo MM MSi 

Laporan wartawabn Sripoku.com, Yuliani

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasca berganti nama menjadi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) wilayah II yang membawai Sumbagsel, kini LL Dikti mempunyai tugas berat yang harus selesai di akhir 2018 ini.

Tentu saja PR tersebut menyangkut pada peningkatan kualitas dosen baik PTN maupun PTS.

Ketua LL-DIKTI Wilayah II, Prof Dr H Slamet Widodo MS MM mengatakan, sepanjang tahun ini, tercatat hampir sebagian besar dosen belum memiliki sertifikasi dosen (Serdos) dan Jenjang Jabatan Akademik (JJA).

Baca: Dosen Pembimbingmu Super Sibuk? Berikut 7 Tips Menghadapinya, No 4 Patut Dicoba

Hal itulah yang mendasari pihaknya mulai Januari 2018 hingga akhir tahun nanti pihaknya menargetkan 100 persen dosen miliki sertifikasi dan JJA.

“Untuk sertifikasi, secara tidak langsung menjadi tolak ukur seorang dosen dalam menjalankan tugas. Tentu ini menjadi perhatian serius,” ujarnya Senin (6/7/2018)

Ia menambahkan, saat ini ada 10.264 dosen di lingkungan kopertis wilayah II, terdiri dari dosen PNS, dosen tetap yayasan dan dosen tidak tetap yayasan.

Baca: Temani Sabrina Chairunnisa Sidang Pascasarjana, Deddy Corbuzier Sadar Lebih Tua dari Dosennya

Namun hanya 1.410 dosen yang telah memiliki sertifikasi atau sekitar 14 persen, sedangkan JJA sebanyak 4.073 dosen atau 40 persen.

“Kita akan kerja ekstra dalam peningkatan kualitas sumber daya dosen dan akan kita dorong agar erguruan tinggi memberi perhatian serius terhadap dosennya,” ungkapnya.

Lanjutnya, saat ini ada 214 PTS bernaung dibawah LL-Dikti dengan Program Studi (prodi) 756.

Baca: Uji Sertifikasi Kualifikasi Kompetensi Program Studi ATPH dan TPHP Tahun 2018

Khusus di Sumsel sendiri ada 104 PTS dan 373 prodi. Maka itu terhitung Per Januari 2018 telah disiapkan anggaran Rp124 Miliar bersumber dari DIPA.

"Anggaran tersebut diperuntukan 90 persen untuk gaji dosen dan karyawan, sisanya untuk kegiatan dan lainnya. Sangat disayangkan jika dosen eggan termotivasi untuk meningkatkan kualitas lewat sertifikasi,” ungkapnya.

Selain hal tersebut, pihaknya akan melakukan pendampingan pada PTS-PTS untuk peningkatan akreditasi.

Baca: Status FB Viral, Kini Jadi Tersangka, Dosen Cantik Himma Hanya Bisa Ratapi Nasibnya, Ini 5 Faktanya!

Bahkan dirinya juga menegaskan, setiap PTS harus punya unit penjaminan mutu yang akan dimonitoring secara menerus dalam melayani steakholder PTS.

“Kita akan melakukan pendampingan bagi PTS yang ingin meningkatkan kualitas dosennya. Bahkan kita juga telah memagangkan beberapa dosen ke PTN Pembina di Jawa lewat dana hibah asuh sebanyak 30 dosen,” tegasnya.

Penulis: Yuliani
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved