Gerhana Bulan Total
Saat Gerhana Bulan Terjadi, Begini Urutan Gerakan Bayangan Bumi
Fenomena GBT terlama sepanjang abad 21 sudah berlalu, dan yang tersisa hanya kenangan dan rekaman gamabar. Dari seluruh foto yang bersebaran
SRIPOKU.COM - Fenomena gerhana bulan total (GBT) terlama sepanjang abad 21 sudah berlalu, dan yang tersisa hanya kenangan dan rekaman gamabar.
Dari seluruh foto yang bersebaran dari seluruh penjuru dunia, ada satu gambar yang sangat menarik dan unik. Gambar ini tidak memperlihatkan betapa cantiknya bulan di malam itu, namun menunjukkan bayangan bumi saat terjadi GBT.
Berita Lainnya:
Betulkah Gelombang Tinggi Dipengaruhi Oleh Gerhana Bulan? Begini Penjelasan Pihak BMKG
Astronom amatir Australia Tom Harradine adalah sosok yang menciptakan citra umbra Bumi, yakni bayangan inti yang sangat gelap dan terbentuk ketika terjadi gerhana bulan.
Selama gerhana, bulan tidak melewati seluruh bayangan bumi. Sebab itu, ia butuh menggunakan beberapa trik agar bisa menangkap citra yang diinginkannya.
"Salah satu cara untuk mendapat lingkaran penuh umbra dari persitiwa gerhana bulan kemarin adalah dengan trik buatan, yakni memotret gerhana berturut-turut sehingga batas bayangan membentuk lingkaran," ujar Harradine, dilansir Gizmodo Rabu (1/8/2018).
"Caranya adalah dengan menjaga kelengkungan bayangan setepat mungkin. Saya memilih efek spiral tidak hanya untuk menunjukkan umbra tetapi juga menunjukkan perkembangan gerhana seiring berjalannya waktu," paparnya.
Untuk mendapatkan foto seperti di atas, Harradine membocorkan trik memotretnya.
Hal yang perlu diperhatikan saat memotret gambar seperti itu adalah eksposur kamera dan ISO. Harradine pun menggunakan pengaturan f-stop yang sama untuk semua gambar, namun saat memotret tiga gambar gerhana pertama (yang paling terang) Harradine lebih fokus pada bayangan, bukan bulan.

Rumus untuk mengukur umbra bulan.
Lewat gambarnya, Harradine dapat menghitung lebar umbra bumi pada jarak bulan, yakni sekitar 9.000 kilometer atau 5.590 mil.
Harradine menceritakan, gambar ini diambilnya sekitar pukul 3.30 dini hari waktu Brisbane, Australia. Dengan menggunakan teleskop Dobsoniannya, Harradine mulai mempraktikkan trik yang telah dipaparkannya.
Selain gerhana bulan total, Harradine mengaku sempat melihat Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) melewati bayangan bumi sekitar pukul 5.35.
"Sungguh menakjubkan saya bisa melihat ISS melewati bayangan Bumi," katanya puas.
Penulis: Gloria Setyvani Putri
Sumber: Gizmodo
Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://sains.kompas.com/ dengan Judul:
Begini Urutan Gerakan Bayangan Bumi Saat Gerhana Bulan Terjadi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/umbra-bumi-gerbahana-bulan-total_20180804_125101.jpg)