Berita Palembang

Bukan Peserta Asian Games, Bendera Israel Berkibar di Palembang, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya

Opening Ceremony akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan Jakarta

Bukan Peserta Asian Games, Bendera Israel Berkibar di Palembang, Ternyata Begini Kejadian Sebenarnya
indonesiana.seruu.com
Bendera Israel. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perhelatan akbar pesta olahraga se-Asia, Asian Games tinggal hitungan hari.

Opening Ceremony akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) di Senayan Jakarta dan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang.

Berbagai persipan pun sudah dilakukan secara maksimal, mulai dari infstruktur, fasilitas pendukung mobilitas atlet, termasuk pemasangan 45 bendera peserta Asian Games.

Namun, pemasangan bendera peserta Asian Games di Palembang ini terjadi kekeliruan, lantaranm bendera Negara Israel ikut dipasang di salah satu instansi pemerintahan di Kota Palembang.

Dikonfirmasi Sripoku.com ke Department International Relationship & Protocol INASGOC, Yasser mengatakan, sesuai dari regulasi yang telah ditetapkan Dewan Olimoiade Asia atau Olympic Council of Asia (OCA) bahwa, negara peserta Asian Games 2018 berjumlah 45 negara dan akan ditambah 4 bendera protokol. Jadi totalnya ada 49 bendera yang harusnya dikibarkan.

"Kalau Bendera Israel berkibar di salah satu kantor pemerintahan, ini murni 'human error' atau kesalahan teknis manusia saja, karena Israel tidak terdaftar sebagai peserta Asian Games 2018. Nanti kita koordinasikan untuk segera diturunkan," ungkap Yasser, Jumat (3/8/2018).

Ia mengatakan, justru salah satu negara di Asia seperti Korea Utara yang terkenal memiliki armada tempur terbaik dunia pun akan digabungkan menjadi satu dengan tetangganya Korea Selatan dan akan menjadi Bendera Unisite Korea.

"Gabungan Korea Utara dan Korea Selatan akan menjadi satu bendera yang akan berkibar, karena mereka akan turun pada Cabor Dayung di JSC Palembang," jelasnya. 

"Justru Negara Kuwait yang saat ini kena sanksi dari federasi olahraga dunia, para atletnya bisa ikut berpartisipasi di Asian Games 2018, namun mereka harus menggunakan bendera netral," tambah Yasser.

Halaman
12
Penulis: Reigan Riangga
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved