Berita Palembang

Loper Koran Pun Harus Pakai Seragam Saat Asian Games. Dinsos Sumsel Himbau Perusahaan Media Cetak

Untuk mendukung suksesnya even olahraga tersebut, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan menghimbau perusahaan yang menaungi para loper koran

Loper Koran Pun Harus Pakai Seragam Saat Asian Games. Dinsos Sumsel Himbau Perusahaan Media Cetak
Dok. SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Rasyiddin Hasan (kanan) 

Laporan wartawan Sripoku.com,Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Perhelatan Asian Games 2018 tinggal menghitung hari.

Untuk mendukung suksesnya even olahraga tersebut, Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan menghimbau perusahaan yang menaungi para loper koran untuk memberikan seragam, semisal rompi.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel, Rosyidin Hasan mengatakan, pihaknya akan segera melakukan koordinasi pada pimpinan redaksi masing-masing.

Hal ini tak terlepas sebagai bentuk dukungan agar Kota Palembang khususnya bisa menjadi tuan rumah yang baik selama perhelatan Asian Games berlangsung.

"Mohon maaf sebelumnya, mungkin kita ingin tertibkan. Tolong pakai pakaian yang bagus, misalnya masing-masing perusahaan koran bisa berikan rompi yang bagus," ujarnya saat dijumpai usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur, Kamis (2/8/2018).

Selain itu, bersama tim terpadu dari Kabupaten Kota penyangga Kota Palembang akan melakukan penertiban Penyakit Masyarakat (Pekat) seperti pengemis, gelandangan, tunawisma, Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan lain sebagainya mulai hari ini (Jumat-Red).

Rosyidin mengungkapkan Penjaringan Pekat ini pada dasarnya telah dilakukan sejak jauh hari.

Hanya saja penyisiran Pekat kali ini lebih diintensifkan.Hal ini bertujuan untuk mengurangi imej buruk dan menjaga kenyamanan serta ketertiban selama perhelatan.

"Rencana kami seminggu sebelum Asian Games, tapi karena mulai ada beberapa kegiatan yang banyak menjadi sorotan mulai hari ini kita intensifkan. Jika dulu tak 24 jam sekarang 24 jam terutama di Jalan protokol dan lokasi destinasi wisata atau daerah belanja, seperti pasar kita sterilkan dari Pekat," ujarnya.

Lanjut Rosyidin, Polanya melakukan patroli di wilayah perbatasan, jalan protokol dan destinasi wisata. Nantinya juga, pasukan Trantib kecamatan akan dikerahkan untuk melakukan penyisiran

Pihaknya juga bakal melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Sosial Kabupaten Kota yang berbatasan langsung dengan kota Palembang.

Seperti, Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir.

Sebab, dari beberapa kasus yang terjadi, PMKS sering di"transfer" dari kabupaten di luar Palembang dan dikirim ke perbatasan wilayah.

"Kami minta Pemkab setempat melakukan penjangkauan di kawasan perbatasan. Sehingga tidak ada lagi pengiriman PMKS dari luar daerah ke Palembang," tutupnya.

Baca: Persib Bandung Versus Sriwijaya FC Diprediksi Berlangsung Sengit, Berikut Bocoran Strateginya

Baca: Cegah Campak dan Rubella, Perhatikan Hal Berikut Sebelum Imunisasi MR

Baca: Diteriaki Copet & Ditusuk, Pria di Palembang Ini Langsung Lapor Polisi, Begini Kejadian Sebenarnya

Baca: Berani Bakar Hutan di Pagaralam, Kapolres Ingatkan Ancaman Hukuman Bagi Pelaku Karhutla

Baca: Waketum Inasgoc: Sebelum Pelaksanaan Asian Games Semuanya harus Disimulasi

Baca: Waketum INASGOC Sebut Tidak Puas Dengan Fasilitas Pendukung & Venue di JSC Sebelum Lakukan Ini

Baca: Waketum INASGOC Sebut Tidak Puas Dengan Fasilitas Pendukung & Venue di JSC Sebelum Lakukan Ini

Baca: Waketum INASGOC Sebut Tidak Puas Dengan Fasilitas Pendukung & Venue di JSC Sebelum Lakukan Ini

Baca: Takut Suaminya tidak Mati, Wanita Ini Datang ke Rumah Sakit dan Menusuknya hingga Tewas

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved