Berita Palembang

Kereta Api Ringan Buatan Perdananya Sempat Mogok, PT INKA Angkat Bicara Ternyata Ini Penyebabnya

PT INKA selaku pembuat Kereta api ringan atau light rail transit (LRT) mengaku masih mencari tahu prihal penyebab mogoknya

Kereta Api Ringan Buatan Perdananya Sempat Mogok, PT INKA Angkat Bicara Ternyata Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Satu transet LRT tengah melintas dk samping Jembatan Ampera Palembang, Kamis (2/8/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- PT INKA selaku pembuat Kereta api ringan atau light rail transit (LRT) mengaku masih mencari tahu prihal penyebab mogoknya si ular besi saat pertama kali dioperasikan bagi masyarakat umum, Kamis (1/8/2018).

PT INKA sebagai pembuat kereta LRT melalui Manager Humas PT INKA, Exiandri Bambang mengatakan, bahwa LRT sempat mengalami kendala teknis dua kilometer sebelum sampai Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang karena terjadi kendala teknis pada sensor pintu.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan tersebut. Kendala teknis terjadi pada sensor pintu yang terbaca posisi "Open", sehingga sistem keamanan (Failure Safe) kereta bekerja," ujarnya, Kamis (2/8/2018).

Ia menerangkan, sistem keamanan (Failure safe) LRT yang dirancang sebagai pengaman operasional ini, mengaktifkan mode "Standby", sehingga kereta tidak bisa dijalankan selama masih ada indikator dari salah satu sensor keamanan menyala.

Sebenarnya kereta ini juga dilengkapi dengan mode shortcut "Engine On" yang bisa difungsikan oleh operator apabila memang telah dipastikan semua pintu dalam keadaan tertutup.

"Tim teknis telah melakukan investigasi dan menemukan bahwa setting sensor pada pintu kereta masih terlalu sensitif. Untuk itu telah dilakukan resetting terhadap sensor tersebut dan LRT sudah dapat beroperasi kembali dengan lancar," katanya.

Sebagai produk perdana, tim Teknis akan terus mengawal operasional LRT Sumatera Selatan sampai LRT dapat beroperasi dengan performance maksimal, baik dari sisi kenyamanan dan terutama dari sisi keamanan.

Sementara, Humas PT KAI Drivre III Palembang, Aida Suryanti mengungkapkan pihaknya masih berkordinasi dengan PT INKA selaku pembuat moda transportasi anyar tersebut penyebab mogoknya LRT saat 2 kilometer menuju Bandara SMB II Palembang.

"Kemarin memang LRT ada kendala dan berhenti saat kondisi hujan lebat sebelum tiba di stasiun bandara kurang-lebih sekitar 50 menit," ungkapnya.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab mogoknya LRT. Namun mogoknya LRT belum termasuk dalam kategori terlalu mengkhawatirkan, dikarenakan pendingin ruangan dan lampu LRT masih menyala.

"Lebih tepatnya terhenti, bukan mogok. Sebab, lampu dan AC kereta hidup semua. Kemarin juga langsung kembali jalan kok," jelasnya.

Aida menegaskan kejadian ini menjadi catatan penting pihaknya untuk melakukan evaluasi sebelum LRT benar-benar beroperasi dan melayani atlet Asian Games 2018. PT KAI juga meminta maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan mogoknya LRT.

"Ini kejadian pertama kali selam ujicoba. Atas ketidaknyamanan ini kami minta maaf, kami sudah laporkan ke PT Inka untuk evaluasi karena sekarang masih wewenang PT Inka," jelasnya. 

Baca: Tabligh Akbar Ponpes Raudhatul Ulum, Ustad Abdul Somad Pukau Ribuan Warga Ogan Ilir

Baca: Dua Minggu Lagi Asian Games 2018, Proses Flooring Venue Sepak Takraw Terhambat

Baca: Dicibir Netter saat Promosikan Film Sabrina, Boy William: Sudah Takdir Jika Dimsum Martabak Tak Laku

Baca: Jelang Asian Games 2018, Jumlah Wisatawan Asing di Sumatera Selatan Meningkat

Baca: 8 Fakta Menarik dan Jarang Diketahui tentang Lady Diana, Bikin Merasa Kenal Dekat

Baca: Anang dan Ashanty Kaget Tahu Krsidayanti Bakal Nyaleg, Begini Rayuan Ashanty Saat Ikut Minta Restu

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved