Muncul Sinyal Uni Eropa dan AS Tidak Jadi Perang Dagang, Saham Wall Street Naik Tajam

Indeks saham-saham Wall Street, pasar saham Amerika Serikat, terkerek cukup tajam pada penutupan perdagangan Rabu (25/7/2018) selepas

Muncul Sinyal Uni Eropa dan AS Tidak Jadi Perang Dagang, Saham Wall Street Naik Tajam
Ellen May Institute
Ilustrasi - Saham naik. 

SRIPOKU.COM , NEW YORK - Indeks saham-saham Wall Street, pasar saham Amerika Serikat, terkerek cukup tajam pada penutupan perdagangan Rabu (25/7/2018) selepas Presiden Donald Trump dilaporkan telah memperoleh konsesi dari Uni Eropa untuk menghindari perang dagang.

Berita Lainnya:
Tensi Perang Dagang Memanas, Pertumbuhan Ekonomi China Melambat

Optimisme ini mendongkrak Dow Jones Industrial Avarage 172,16 poin menjadi 25.414,10 setelah sempat anjlok lebih dari 100 poin pada sesi awal. Sementara Nasdaq Composite naik 1,2 persen dan menyentuh rekor tertinggo 7.932,24 seiring dengan induk Perusahaan Google, Alphabet, Facebook, dan Amazon seluruhnya menlonjak. Adapun S&P 500 naik 0,9 persen menjadi 2.846,07.

Dikutip melalui CNBC, Dow Jones melaporkan, Uni Eropa telah sepakat untuk mengimpor lebih banyak kedelai dari AS. Dow Jones pun mengatakan pula UE akan mengurangi tarif bea masuk untuk produk-produk industri.

Saham Caterpillar pun melonjak 1,8 persen lebih tinggi seiring dengan laporan tersebut. Saham Ford juga rebound setelah sempat turun hingga 4 persen pada sesi perdagangan awal.

Laporan-laporan tersebut muncul selepas Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker bertemu dengan Presiden Trump untuk berdiskusi mengenai isu perdagangan. Beberapa bulan belakangan ini, ketegangan perdagangan antara AS dan UE sempat mengetat.

Pada bulan Juni lalu, AS sempat mengancam UE untuk memberlakukan tarif impor mobil. Hal ini ditanggapi oleh Komisioner Perdagangan UE Cecilia Malmstrom yang mengatakan, jika AS benar-benar mengimplementasikan bea masuk ini, akan sangat tidak menguntungkan, dan pihak UE pun telah memperhitungkah langkah-langkah balasan.

Bursa juga mengalami peningkatan dari posisi terendahnya setelah kelompok bipartisan senator mengumukan peraturan yang berpotensi menunda pengenaan tarif yang dilakukan oleh pemerintah Trump.

Dalam peraturan tersebut disebutkan, Komisi Perdagangan Internasional (ITC) untuk melakukan studi komprehensif terkait kesehatan dan vitalitas industri sebelum dapat memberlakukan tarif.

Penulis: Mutia Fauzia
Sumber: CNBC

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://ekonomi.kompas.com/ dengan Judul:
Muncul Sinyal Uni Eropa dan AS Tak Jadi Perang Dagang, Wall Street Naik Tajam

Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved