Mendadak Jadi Admin Grup WhatsApp, Mahasiswa di India Dipenjara, Begini Kronologinya

Seorang mahasiswa di India harus mendekam dipenjara selama lima bulan karena menjadi admin grup WhatsApp.

Mendadak Jadi Admin Grup WhatsApp, Mahasiswa di India Dipenjara, Begini Kronologinya
ist/Kompas
Mendadak Jadi Admin Grup WhatsApp, Mahasiswa di India Dipenjara, Begini Kronologinya 

SRIPOKU.COM -- Seorang mahasiswa di India harus mendekam dipenjara selama lima bulan karena menjadi admin grup WhatsApp.

Junaid Khan (21) harus menjalani kurungan atas pesan tidak pantas yang diteruskan ke grup, di mana ia menjadi admin "dadakan" setelah admin aslinya keluar dari grup WhatsApp.

Kepada pihak berwajib, Junaid mengaku tidak mengirim pesan yang dimaksud.

Pihak keluarga pun bersikeras jika Junaid hanya korban sistem "admin by default" di WhatsApp.

Baca: Juara 1 & 2 Piala Dunia 2018, 6 Fakta Menarik Prancis dan Kroasia, No.3 Memang tak Diragukan Lagi!

Sistem tersebut memungkinkan jika admin asli atau akun yang membuat grup keluar dari grup dan tidak ada admin lainnya, maka jabatan admin dilimpahkan ke anggota grup secara acak.

Menurut keluarga, Junaid hanya anggota dari grup tersebut sebelum admin aslinya bernama Irfan, keluar dari grup setelah meneruskan pesan tidak pantas.

"Junaid memang anggota grup tapi dia bukan admin. Ketika masalah tersebut dikasuskan, dia sedang berada di Kota Ratlam untuk urusan keluarga," ujar sepupu Junaid, Farukh Khan.

Farukh mengatakan ketika pesan yang dipermasalahkan tersebut dikirim ke grup, Junaid belum menjadi admin.

"Kami mendatangi anggota polisi senior dan mengadukan masalah ini ke nomor pengaduan kementrian tapi tidak berhasil. Tidak ada yang mau mendengarkan kami jika dia (Junaid) bukanlah admin saat postingan tersebut dikirim," jelas Farukh.

Polisi berdalih jika tindakan yang diambil berdasarkan bukti yang telah mereka miliki.

Halaman
12
Editor: Rizka Pratiwi Utami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved