Berita Haji

Inilah Tiga Waktu Bagi Jemaah Haji Perempuan ke Raudha

Raudhah adalah tempat istimewa di Masjid Nabawi Madinah, Arab Saudi. Tempat ini menjadi buruan setiap penziarah baik pria maupun wanita.

Penulis: Husin | Editor: muhammad husin
SRIPOKU.COM/Slamet Hariono
PEMANTAPAN MANASIK --Jemaah haji Kloter 2 Palembang mengikuti pemantapan persiapan umrah yang dijadwalkan usai shalat jumat. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Muhammad Husin

SRIPOKU.COM, MADINAH --Raudhah adalah tempat istimewa di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Tempat ini menjadi buruan setiap penziarah baik pria maupun wanita. Tidak seluasa jemaah haji pria, bagi jemaah haji wanita harus melalui pintu khusus hingga space Raudha yang hanya dibatasi dua karpet panjang.

Memang dalam sebuah riwayat hadis disebutkan bahwa tempat ini berada di antara rumah Nabi Muhammad dan mimbar tempatnya berkhutbah.

Sesuai namanya, tempat ini diyakini sebagai taman surga. Raudhah menjadi salah satu tempat mustajab untuk berdoa dan sudah banyak cerita menyebutkan memanjatkan doa di tempat ini pasti terkabul sehingga wajar saja,  kawasan ini tidak pernah sepi dari jemaah haji.

Secara keseluruhan, luas area ini hanya 144 meter persegi dengan ciri karpet hijau, berbeda dengan karpet lain yang berwarna merah di Masjid Nabawi.

Demi ketertiban ibadah, petugas mengatur supaya jemaah bergantian berdoa di Raudhah. Selain waktu berkunjung, pintu masuk bagi jemaah laki-laki dan perempuan pun berbeda.

Kontributor sripo di Madinah, Slamet Hariono, Rabu (25/7) melaporkan, jemaah wanita yang akan masuk ke Raudhah melalui Pintu (Gate) 25. Sedangkan waktu kunjungnya terbagi tiga, setelah shalat subuh hingga menjelang zhuhur,  lalu ba'da zhuhur hingga ashar, kemudian ba'da shalat isya hingga hampir tengah malam.

"Untuk masuk ke Raudha, jemaah haji didampingi mutawif wanita. Selanjutnya, jika sudah mengerti jalan, bisa dilakukan sendiri dan berkelompok," katanya.

Sementara Hesty (30), mutawif asal Madura yang sudah 10 tahun berada di Madinah menjelaskan, jemaah wanita masuk per kelompok.

Jemaah Indonesia dikumpulkan dengan jemaah dari Malaysia, Filipina, dan Thailand. Askar yang memandu biasanya membawa papan bertuliskan Kumpulan Berbahasa Melayu.

Hesty juga menyarankan sebaiknya jemaah yang hendak ke Raudhah datang pada saat ba'da subuh atau isya karena waktu kunjung lebih panjang.

"Saat ini jemaah sudah mulai ramai mengunjungi Raudhah, maka akan lebih baik datang saat ba'da subuh atau isya supaya lebih leluasa menunggu antrean menuju Raudhah," ujarnya di Madinah.

Untuk jasa mutawif ini, biasanya jemaah haji wanita memberikan tips masing©masing jemaah sebesar 5©10 riyal. "Biasanya KBIH sudah menyiapkan, tetapi ada yang memakai jasa mutawif karena ingin pendampingan," katanya.

Kegiatan Manasik

Dari Madinah juga dilaporkan, saat Kloter 1 Palembang sudah bergerak ke Kota Mekkah untuk melaksanakan umrah.

Sedangkan Kloter 2 Palembang terdiri jemaah haji KBIH Ar©Rahmah (394), OKU Selatan (48) dan TPHD (3), Rabu (25/7) usai shalat subuh melakukan kegiatan manasik atau pemantapan untuk pelaksanaan umrah.

Rencananya, Kloter 2 akan berangkat ke Mekkah usai shalat Zuhur, dan terlebih dahulu singgah ke Zulkhulaifah (Bir Ali) untuk miqat umrah. 

"Insyaallah, usai zuhur kami berangkat ke Mekkah untuk umrah," kata Slamet.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved