Berita Musi Banyuasin

Pantau Hotspot Melalui Helikopter, Kapolres Muba: Bakar Hutan & Lahan Sanksi Tegas Menunggu!

Pelaksanaan event olahraga internasional Asian Games 2018 yang sebentar lagi akan dilaksanakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah

Pantau Hotspot Melalui Helikopter, Kapolres Muba: Bakar Hutan & Lahan Sanksi Tegas Menunggu!
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM ketika melakukan monitoring karhutla menggunakan helikopter. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU-- Pelaksanaan event olahraga internasional Asian Games 2018 yang sebentar lagi akan dilaksanakan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten melakukan monitoring secara langsung kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui helikopter. Patroo tersebut dilakukan langsung Kapolres Muba, Dandim 0401 Muba, dan Kepala BPBD Muba.

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM, mengatakan, bahwa pada hari ini dirinya secara langsung melakukan patroli udara terpadu monitoring kebakaran hutan, kebun dan lahan di Kabupaten Muba.  Monitoring yang dilakukan upaya pencegahan karhutla.

“Ya, tadi saya secara langsung telah melakukan monitoring karhutla di Kabupaten Muba, upaya ini kita lakukan untuk mensukeskan Asian Games,”kata Andes, Selasa (24/7/18).

Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM ketika melakukan monitoring karhutla menggunkan helikopter.
Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti SE MM ketika melakukan monitoring karhutla menggunkan helikopter. (SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI)

Baca:

Ingat Pemeran Si Entong? Lama Tak Muncul di TV, Begini 10 Potret Memesona Fachri Muhammad

Tak Terawat, Begini Nasib Taman di Simpang Lampu Merah Radial Palembang, Layu Sebelum Berkembang!

Lanjutnya, pada monitoring ini pihaknya menggunakan helikopter Bolkow PK-EAA BNPB Provinsi SUMSEL dan berangkat dari titik kordinat berangkat dari helipad pendopoan Bupati Muba.

“Monitoring melalui udara ini kita mengambil dua rute yakni Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), untuk Kabupaten Banyuasin antara kain Desa Sukajadi, Desa Rantau Bayur. Sedangkan rute Kabupaten Banyuasin, Sekayu, Batang hari Leko, Desa Mendi, Desa Pulai Gading, Desa Muara Medak, Desa Kepayang, Desa Muara Merang, dan Desa Pinang Banjar,”ungkapnya.

Dari hasil patroli yang dilakukan pihaknya menemukan sejumlah titik asap dan langsung menurunkan tim untuk melakukan upaya pemadaman. “Sebentar lagi Asian Games di mulai, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat Muba agar tidak membakar karena dapat merugikan orang banyak. Jika masih membandel sanksi hukum yang berat kepada pelaku membakar lahan akan menanti,”jelasnya.

Sementara, Kepala BPBD Muba, Haryadi Karim, menambahkan berdasarkan data dari KPH Meranti dan KPH Lalan diwilayah Kabupaten Muba  masuk kategori rawan terjadinya Karhutla dikarenakan terdapat lahan gambut seluas 374.360 hektare yang tersebar di 15 kecamatan.

 “Lahan gambut yang paling banyak terdapat di Kecamatan Bayung Lencir dan Lalan, hal ini menjadi perhatian serius bagi kita. Sosialiasi dan pencegahan terus kita intensifkan agar Sumsel zero hotspot pada pelaksanaan Asian Games nanti,”ungkapnya. (*)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: pairat
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved