Asian Games 2018

Crismonita Dwi Putri Pebalap Sepeda Andalan Indonesia di Asian Games 2018, Disuruh hingga Tertarik

Crismonita Dwi Putri merupakan atlet cabang olahraga balap sepeda yang akan menjadi andalan Indonesia pada ajang Asian Games 2018

Crismonita Dwi Putri Pebalap Sepeda Andalan Indonesia di Asian Games 2018, Disuruh hingga Tertarik
NUGYASA LAKSAMANA/BOLASPORT.COM
Atlet balap sepeda putri Indonesia yang akan berlaga di ajang Asian Games 2018, Crismonita Dwi Putri. 

SRIPOKU.COM -- Negara Indonesia nampaknya tidak kekurangan bibit berbakat dan memiliki banyak talenta di bidang olahraga, salah satunya adalah Crismonita Dwi Putri.

Crismonita Dwi Putri merupakan atlet cabang olahraga balap sepeda yang akan menjadi andalan Indonesia pada ajang Asian Games 2018 mendatang.

Dara berusia 20 tahun itu akan tampil di nomor pertandingan track yang bakal diselenggarakan di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.

Sebagai atlet balap sepeda yang masih tergolong muda, Crismonita pernah mengharumkan nama Indonesia dalam ajang SEA Games Kuala Lumpur 2017.

Baca: Api Obor Asian Games 2018, Jusuf Kalla Ucap Tiga Hal Penting Bermakna Semangat Indonesia

Baca: Daftar 10 Cabor Baru di Asian Games 2018, Panjat Tebing Hingga Rollersport

Kala itu, ia mempersembahkan dua medali perak di nomor time trial putra 500 meter, dan sprint beregu putri bersama pasangannya, Santia Tri Kusuma.

Crismonita mengaku jika awal ketertarikannya dengan dunia olahraga sepeda tak dimulai dari nomor track, melainkan BMX.

"Dulu disuruh ayah ikut latihan. Cuma latihan saja. Namun, lama-lama saya tertarik, kemudian diajak mengikuti berbagai lomba," kata Crismonita saat ditemui BolaSport.com di Jakarta International Velodrome, Kamis (19/7/2018) kemarin.

Seiring berjalannya waktu, pelatih ternyata menilai bahwa Crismonita Dwi Putri punya potensi di nomor lain.

Akhirnya, menginjak kelas 2 SMP, atlet kelahiran Lamongan, Jawa Timur itu dipindahkan ke nomor mountain bike (MTB) dan road race.

Di nomor tersebut Crismonita berhasil mencetak sejumlah prestasi. Akan tetapi, pencapaian itu tak membuatnya langsung masuk ke pemusatan latihan nasional (Pelatnas).

Atlet balap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri.
Atlet balap sepeda putri Indonesia, Crismonita Dwi Putri. (NUGYASA LAKSAMANA/BOLASPORT.COM)

 
Crismonita baru masuk ke pelatnas pada 2016, ketika dia sudah fokus menggeluti nomor road race.

Masuknya Crismonita ke Pelatnas membuahkan hasil. Terbukti, dia sukses mempersembahkan prestasi untuk Indonesia pada SEA Games Kuala Lumpur 2018.

Kini, Crismonita dan rekan-rekannya di Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) tengah fokus mematangkan persiapan untuk Asian Games 2018.

Baca: Daftar Jadwal dan Harga Tiket Lengkap Pertandingan Cabor Voli Pantai Asian Games 2018, Beli di Sini

Baca: Ditonton 1.3 Juta Kali, Ini Lagu Asian Games yang Dicover Jannine Parawie Weigel Saingi Via Vallen

"Kalau SEA Games kemarin cuma Malaysia saja yang berat. Nah, kalau Asian Games 2018 ini itu ada Hongkong, China, dan Korea Selatan," ujar Crismonita.

Berbagai ajang uji coba telah diikuti Crismonita dan atlet PB ISSI lainnya untuk mencapai target pada Asian Games 2018, di antaranya kejuaraan tingkat Asia di India dan Malaysia.

Editor: Reigan Riangga
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved