Breaking News:

Berita Palembang

Jatanras Polda Sumsel Sisir Preman, 124 Pria Terjaring Razia Hingga Kedapatan Bawa Sabu

Atet (60), penjual martabak hanya pasrah ketika terjaring razia premanisme yang digelar Unit Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel,

Editor: Reigan Riangga
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat membincangi salah satu jukir yang terjaring razia premanisme ketika di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Mapolda Sumsel, Senin (16/7/2018). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Atet (60), penjual martabak hanya pasrah ketika terjaring razia premanisme yang digelar Unit Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (16/7/2018).

Ketika itu Atet sedang akan mempersiapkan gerobak martabaknya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Palembang. Namun saat itu Atet diminta temannya seorang juru parkir (jukir) untuk menjaga lahan parkir di dekat gerobaknya.

Tak lama kemudian datang petugas yang melakukan giat razia premanisme. Atet pun ditanyai petugas soal pungutan parkir dan Atet tak bisa menjawab. Bahkan Atet tak bisa menunjukan KTP sebagai kartu identitasnya, sehingga Atet pun dibawa petugas.

"Aku cuma diminta jaga parkir, itu pun hanya sebentar. Karena aku lagi mau jualan martabak. Tapi saat itu aku tidak bawa KTP, jadi dibawa polisi ke Polda," ujar Atet ketika dilakukan pendataan di Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Baca: Begal Antar Kabupaten Tewas Ditembak di Muaraenim

Baca: Isak Tangis Yeni Pecah Lihat Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah, Anaknya tak Lama Lagi Menikah

Dari pantauan Sripoku.com, giat razia premanisme dilakukan petugas yang tersebar diberbagai titik Kota Palembang.

Mulai dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Pasar Cinde, Jalan Kol Atmo, kawasan parkir liar PS Mall, Jalan Radial, dan sejumlah titik lainnya.

Sejumlah jukir dibuat kocar-kacir melihat kedatangan petugas. Bahkan ada sebagian jukir yang enggan dilakukan penertiban. Petugas pun dengan terpaksa melakukan pengamanan dan dibawa ke Polda Sumsel untuk dilakukan pendataan.

Dari giat razia premanisme, sebanyak 124 pria terjaring razia premanisme dan lansung digiring ke Mapolda Sumsel.

Baca: Akan Maju ke Pileg 2019, KPU Tegaskan Kepala Daerah Segera Mengundurkan Diri Hingga Tanggal Ini

Beberapa diantaranya mengantongi barang bukti satu jeriken minuman keras jenis tuak dan narkoba jenis sabu.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved