Pesan Soeharto Kepada Tommy Saat Tersandung Kasus Korupsi dan Pembunuhan, Baru Terlaksana Sekarang

Pesan Soeharto Kepada Tommy Saat Tersandung Kasus Korupsi dan Pembunuhan, Baru Terlaksana Sekarang

Pesan Soeharto Kepada Tommy Saat Tersandung Kasus Korupsi dan Pembunuhan, Baru Terlaksana Sekarang
IST/tribunBogor

SRIPOKU.COM - Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal Tommy Soeharto menjadi salah satu sosok yang tentu diingat oleh publik.

Salah satu anak dari mendiang presiden Soeharto ini memang sempat memenuhi kolom pemberitaan di media pada awal tahun 2000-an.

Hal tersebut lantaran Tommy terganjal oleh beberapa kasus pidana yang membuatnya bersentuhan dengan hukum.

Ada dua kasus besar yang terjadi saat itu, yakni dugaan korupsi dan kasus pembunuhan.

Dilansir dari berbagai sumber, perusahaan milik Tommy, PT Goro Batara Sakti (PT GBS) sempat dituding terlibat dalam persoalan korupsi.

Perusahaan tersebut disinyalir terlibat dalam perjanjian tukar guling atau ruislag dengan Bulog pada tahun 1995.

Karenanya, negara diduga mendapat kerugian sebesar Rp 9,5 miliar atas kasus ruislag tersebut.

Kasus tersebut pun sampai ke pengadilan bahkan ke tahap banding dan kasasi.

Namun belum selesai kasus tersebut, Tommy kembali terjerat kasus pembunuhan Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita pada tahun 2001.

Hakim Agung Syafiuddin Kartasasmita adalah Hakim yang menangani Tommy dalam kasus Ruislag.

Halaman
1234
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved