Sempat Dijuluki 'Pangeran Dangdut', Naas Penyanyi Ini Meninggal karena Kecelakaan di Usia 16 Tahun

Musik dangdut Indonesia pernah memiliki 'permata' selain Rhoma Irama. Ia adalah Abiem Ngesti yang pernah dijuluki sebagai Pangeran Dangdut.

IST
Sempat Dijuluki 'Pangeran Dangdut', Naas Abiem Ngesti Meninggal karena Kecelakaan di Usia 16 Tahun 

SRIPOKU.COM --- Industri musik dangdut di Indonesia saat ini sudah berkembang pesat.

Musik dangdut yang dahulu dipandang sebelah mata, kini berkat sentuhan sejumlah penyanyi dengan gaya masing-masing mulai menarik minat masyarakat.

Sebut saja penyanyi seperti Ridho Rhoma, Via Vallen, Ayu Ting Ting, Nella Kharisma, Siti Badriah, dan lain-lain yang kini jadi idola banyak orang.

Namun, dalam sejarahnya, musik dangdut Indonesia pernah memiliki 'permata' selain Rhoma Irama.

Ia adalah Abiem Ngesti yang pernah dijuluki sebagai Pangeran Dangdut.

Abiem Ngesti
Abiem Ngesti (YOUTUBE)

Baca: 12 Momen Kebersamaan Rafathar & Lala, Pengasuh Anak Raffi Ahmad & Nagita Slavina Sejak Kecil

Namun sayang, belum sempat ia menggapai karier setinggi-tingginya, Abiem dipanggil Yang Maha Kuasa.

Sekilas tentang Abiem Ngesti, ia adalah penyanyi dangdut Indonesia.

Pantaun Sripoku,com yang dikutip TribunSolo.com dari Wikipedia, Abiem terkenal lewat lagu ‘Pangeran Dangdut’ (rilis 1992) dan merupakan satu-satunya penyanyi anak-anak yang ‘terus terang’ meniti kariernya lewat jalur dangdut.

Ia sempat populer sebagai penyanyi dangdut remaja dengan album album selanjutnya, antara lain ‘Kugenggam dunia’ dan ‘Dahsyat’ (1995).

Semasa hidupnya, Abiem Ngesti yang lahir pada 30 Oktober 1978 ini dikenal sebagai sosok penyanyi yang energik, lincah dan bersuara merdu.

Baca: Fitri Tropica Kini Berhijab, Ini Tanggapan Sang Suami, Beri Kalimat Menyentuh

Lagu-lagunya masih menggema di seantero nusantara, baik dibawakan artis-artis panggung maupun diputar di radio-radio.

Soal prestasi, penyanyi satu ini pernah meraih HDX Award lewat lagu Pangeran Dangdut dan masuk nominasi BASF Awards.

Sayang kariernya tak berlangsung panjang.

Ia meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di kawasan tol Cikampek, Sabtu, 19 Agustus, dini hari sekitar jam 03.30 WIB 1995 silam.

Saat itu usianya masih 16 tahun.

Abiem Ngesti meninggal dunia bersama ibundanya Yuli Ismawati (39 tahun); adiknya, Sakti (6 tahun); dan pamannya, Kaswito (43 tahun) beserta anak Kaswito, Prima (10 tahun).

Diberitakan, mobil yang mengangkut dirinya beserta keluarga besarnya berangkat dari Kudus, kampung halamannya.

Naas, di tengah perjalanan, mobil mereka menabrak truk gandeng yang sedang berhenti di bahu jalan

Baca: Adopsi Sistem Pendidikan Negara-Negara Maju Menuju Masyarakat Ekonomi ASEAN

Tak pelak kepergian Abiem itu menyisakan luka mendalam bagi para penggemarnya dan penikmat musik Indonesia.

Karyanya bahkan tetap abadi meski yang menyanyikan sudah tiada.

Kini, lagu-lagunya masih kerap dibawakan oleh penyanyi-penyanyi lain seperti lagu Pangeran Dangdut, Ini Dangdut, Rocker Dangdut, Bandar Dangdut, Sekarang Dangdut, Sonia, Dahsyat, dan lagu lainnya.

Video klip Dahsyat miliknya sempat meraih Anugerah Dangdut TPI, dan tahun 2015 lagu Ini Dangdut dijadikan soundtrack Hollywood film Blackhat karya sutradara Michael Mann yang mengambil lokasi syuting di Amerika, China, Hongkong, Malaysia, dan Indonesia.

Michael Mann adalah sutradara kenamaan Hollywood yang populer dengan film besutannya Java Heat dan Collateral.

Begitu pula, 13 tahun berselang, sampai kini penggemar Abiem Ngesti masih menunjukkan eksistensinya.

Para pengagumnyaterkumpul di fanpage dan grup ANFC (Abiem Ngesti Fans Club).

Kumunitas penggemar Abiem Ngesti terus menjalin komunikasi untuk berbagi informasi tentang idolanya yang tak tergantikan meski pendatang lama dan baru silih berganti. (*)

http://solo.tribunnews.com/2018/07/10/pernah-dijuluki-pangeran-dangdut-penyanyi-ini-meninggal-karena-kecelakaan-di-usia-muda?page=all&_ga=2.151696697.1091750275.1531098916-1565566173.1530692876

Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved