Berita Musirawas

Tanyakan Suami Beberapa Hari tak Pulang, Tri Ningsih Jadi Korban KDRT

MZ (27), warga Dusun I Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musirawas ditangkap anggota Polsek Tugumulyo Polres Musirawas

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: pairat
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Tersangka MZ diamankan di Polsek Terawas. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ahmad Farozi

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS-- MZ (27), warga Dusun I Desa Sumber Jaya Kecamatan Sumber Harta Kabupaten Musirawas ditangkap anggota Polsek Tugumulyo Polres Musirawas, Kamis (5/7/2018) sekitar pukul 17.00 petang.

Ia ditangkap oleh anggota Unit Reskrim Polsek Terawas dipimpin Kapolsek Iptu Haerudin, karena diduga melakukan penganiayaan terhadap Tri Ningsih (26).

Saat ditangkap, tersangka sedang berada di kediaman orangtuanya Jalan Tanah Abang Dusun I Desa Q2 Dwijaya Tunggal Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas.

"Pelaku diamankan tanpa perlawanan, saat baru pulang dari kebun dan saat itu masih berada di atas sepeda motornya. Pelaku mengaku telah manganiaya korban, lalu langsung dibawa ke Polsek BKL Ulu Terawas guna dimintai keterangan lebih lanjut," ungkap Kapolres Musirawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Terawas Iptu Haerudin, Sabtu (7/7/2018).

Dijelaskan, dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan tersangka terjadi pada 23 Juni 2018 sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Terawas dengan dasar laporan LP/B21/VI/2018/Res.Mura/Sek.Terawas, tanggal 05 Juli 2018.

Baca:

Sempat 2 Kali Berusaha Bunuh Diri, Kini Tedi Ditemukan Tewas Tergantung

Babak Perempat Final Piala Dunia 2018, Ini Analisa dan Prediksi Duel Rusia vs Kroasia

Kronologisnya, saat itu pelaku baru pulang dari kebun bersama dengan temannya. Saat isterinya pulang dan bertemu dengan tersangka, isterinya langsung bertanya mengapa sudah beberapa hari tidak pulang. Lalu isterinya menyuruh teman tersangka pulang dan kemudian langsung masuk kamar.

"Setelah korban masuk kamar, tersangka menyusul masuk dan terjadilah cekcok mulut antara tersangka dengan pelaku," ujar Iptu Haerudin.

Dilanjutkan, saat cekcok mulut, tiba-tiba pelaku memukul bagian muka korban sebanyak dua kali. Kemudian menjambak dan menggigit bibir dan menendang dua kali di bagian perut bawah dekat kemaluan korban.

Ketika korban berontak ingin keluar rumah pelaku menahan korban dengan cara memeluk dari belakang. Namun korban berteriak meminta tolong, hingga tidak lama kemudian warga sekitar ramai berdatangan ke rumah korban dan melerai kejadian tersebut.

Lalu korban pun dibawa warga ke salah satu rumah warga untuk diamankan. "Akibat yang dialami korban atas kejadian penganiayaan yang dilakukan pelaku, korban mengalami luka robek di bagian bibir atas dan bawah, luka memar di bagian pipi sebelah kanan dan luka memar di bagian perut bawah dekat kemaluan," ujarnya. (*)

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved