Breaking News

Partisipasi Pemilih Pilgub Sumsel Naik 6 Persen, Pagaralam Tertinggi Pemilh

Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel pada tahun 2018 mengalami peningkatan hingga 6 persen menurut data yang direkap

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Odi Aria Saputra
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Ahmad Naafi SH, MKn, Komisioner KPU Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG– Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel pada tahun 2018 mengalami peningkatan hingga 6 persen menurut data yang direkap oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel.

Panitia penyelenggara pemilu ini mencatat partisipasi pemilih pilgub Sumsel pada tahun mencapai 72 persen dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) 5,7 juta, angka tersebut naik 6 persen dibandingkan Pilgub 2013 yang lalu hanya 66 persen. Hal ini lantaran kualitas data pemilih yang dilakukan oleh KPU Sumsel berdasarkan E-KTP.

“Artinya data sinkronisasi berdasarkan E-KTP yang dilakukan KPU Sumsel sudah mendekati aktual. Dibandingkan pilgub Sumsel sebelumnya peningkatan mencapai 6 persen,” ujar Komisioner KPU Sumsel bidang SDM dan Parmas, Ahmad Naafi, Selasa (6/7/2018).

Kendati mengalami peningkatan dari sebelumnya, namun angka tersebut masih berada dibawah rata-rata nasional yang ditargetkan 77,5 persen. Kedepan pihaknya akan terus melakukan penyempurnaan data aktual dalam Pilkada selanjutnya.

Jumlah partisipasi Pilgub di Sumsel jauh melampaui partipasi pemilih di Sumatera Utara (Sumut) yang hanya 64 persen serta Bali yang hanya 58 persen.

"Memang Sumsel dibawah target nasional, tapi insya allah di Pemilu 2019 mendatang target yang ditetapkan KPU RI bisa tercapai di Sumsel," tegas dia.

Adapun daerah Sumsel yang paling tinggi partisipasinya yaitu daerah Pagaralam yang mencapai 84,5 persen, kemudian disusul daerah OKU Timur yang mencapai 77,8 persen dan Prabumulih yang mencapai 76 persen.

Sedangkan untuk daerah lainnya partisipasi pemilih berkisar 70 persen hingga 75 persen.

Untuk diketahui, berdasarkan data perhitungan cepat KPU RI yang dirilis dari situs resmi KPU, suara yang masuk yakni sebanyak 88, 17 persen atau sekitar 14.905 TPS dari total 16904 TPS, sedangkan untuk jumlah partisipasi yakni sebanyak 72 persen.

"Kedepan kami targetkan daerah lainnya juga meningkat seperti ketiga daerah tersebut, sehingga target nasional dapat tercapai," harap Naafi.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved