Membahayakan! Warga OKUT Keluhkan Sampah Medis Dibuang di Pinggir Jalan

Warga dan pengguna jalan yang kerap menggunakan halte di ruas jalan Gumawang, Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur mengeluhkan

Membahayakan! Warga OKUT Keluhkan Sampah Medis Dibuang di Pinggir Jalan
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Tampak sampah medis yang terdiri dari jarum suntik, botol obat yang dibuang sembarangan dipinggir jalan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA -- Warga dan pengguna jalan yang kerap menggunakan halte di ruas jalan Gumawang, Kecamatan Belitang Kabupaten OKU Timur mengeluhkan tumpukan sampah sisa pemakaian peralatan medis yang dibuang sembarangan dipinggir jalan tepatnya dibelakang halte Gumawang.

Dari pantauan Sripoku.com, Senin (2/7) terlihat tumpukan sampah sisa peralatan medis menumpuk seperti botol bekas obat, serta jarum suntik yang dibuang di samping halte bus yang berada di Jalan Raya Gumawang Kecamatan Belitang.

Keberadaan sampah medis yang dibuang sembarangan tersebut tentu saja sangat menganggu masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang kerap menggunakan halte tersebut sebagai tempat menunggu bus.

Bahkan sampah-sampah medis tersebut tentu saja sangat membahayakan masyarakat mengingat terkadang pemulung memanfaatkan sampah tersebut dan bisa saja menjualnya kembali yang kemungkinan mengandung penyakit atau virus yang berbahaya.

"Pemulung biasanya sering mengambil plastik dan sampah-sampah yang bisa dijual. Jika sampah medis seperti jarum suntik diambil dan dibuang atau dimainkan oleh anak-anak pemulung tentu saja berbahaya dan bisa menimbulkan penyakit menular," ungkap Serli (23) warga Gumawang diwawancarai ketika menunggu bus di halte tersebut.

Serli mengaku tidak mengetahui siapa yang membuang sampah sisa pemakaian peralatan medis tersebut secara sembarangan. Namun dirinya mengaku sangat menyesalkan tindakan pihak yang membuang sampah tersebut karena besar kemungkinan yang membuang sampah medis sebanyak itu adalah klinik, puskesmas atau rumah sakit.

"Tidak mungkin warung kelontongan memiliki sampah medis jarum suntik dan obat-obatan. Pastinya klinik yang memiliki pasien atau rumah sakit," katanya.

Sedangkan Hamid warga lainnya berharap agar pihak terkait segera melakukan investasi terkait adanya sampah medis yang dibuang sembarangan tersebut. Karena sesuai prosedur kata dia, sampah medis tidak boleh dibuang sembarangan dan harus dimusnahkan agar tidak membahayakan masyarakat.

"Jika sampah medis dibuang sembarangan seperti itu. Dan yang mengambilnya tertular penyakit menular. Atau anak-anak mengambilnya untuk bermain siapa yang akan bertanggungjawab. Yang membuang sampah tidak cerdas dan tidak memahami akan pentingnya menjaga lingkungan," katanya.

Baca: Isi Waktu Senggang, Alumni DA 3 Ini Pilih Sepakbola

Baca: Prediksi Cuaca di Sumsel, BMKG Sumsel : Cerah Berawan Disertai Hujan

Baca: Tagetkan 14 Kursi Pada Pileg 2019, DPD II Partai Golkar Muba Bekali Para Caleg

Baca: Rapatkan Barisan, Manajemen Sriwijaya FC Segera Panggil Semua Pemain

Baca: Honda Perkenalkan All New Honda Vario 150 dan Vario 125 Dengan Alarm Anti Maling, Ini Spesifikasinya

Baca: Protes Dengan Surat Edaran Larangan Parkir, Puluhan Sopir Angdes Datang DPRD OKU, Ini Tuntutannya

Baca: Protes Dengan Surat Edaran Larangan Parkir, Puluhan Sopir Angdes Datang DPRD OKU, Ini Tuntutannya

Baca: Protes Dengan Surat Edaran Larangan Parkir, Puluhan Sopir Angdes Datang DPRD OKU, Ini Tuntutannya

Penulis: Evan Hendra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved