KPU Sumsel Belum Terima Laporan Pemilihan Suara Ulang Dari Banwaslu

Komisioner KPU Sumsel, Ahmad Naafi mengungkapkan pihaknya belum menerima rekomendasi dari Bawaslu Sumsel

KPU Sumsel Belum Terima Laporan Pemilihan Suara Ulang Dari Banwaslu
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Komisioner KPU Provinsi Sumsel Divisi SDM dan Parmas A Naafi SH MKn 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria Saputra

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel mengaku belum menerima adanya laporan dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait adanya permintaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di kota Palembang.

Komisioner KPU Sumsel, Ahmad Naafi mengungkapkan pihaknya belum menerima rekomendasi dari Bawaslu Sumsel mengenai adanya PSU lantaran adanya indikasi kecurangan dilaporkan salah satu paslon Pilgub Sumsel.

"Itu kewenangan bawaslu menindaklanjutinya, apabila memang ada laporan akan kita tindaklanjuti," ujarnya, Senin (2/7/2018).

Selaku pihak penyelenggara pemilu KPU Sumsel menegaskan siap menerima laporan terkait kecurangan pilkada. Akan tetapi laporan yang dilayangkan tersebut terlebih dahulu harus melewati kanjian mendalam, bukti kuat serta ketentuan-ketentuan lainnya.

Pihaknya pun secara kooperatif menunggu adanya rekomendasi dari bawaslu. Apabila memang benar adanya laporan untuk PSU bukan tidak kemungkinan terjadi. Terlebih di beberapa daerah di Indonesia sudah melakukan hal tersebut.

"Di beberapa daerah sudah ada yang lakukan PSU artinya bukan tidak mungkin. Tetapi kembali lagi dari rekomendasi bawaslu dan laporan tersebut benar adanya," tegas dia.

Selain itu hingga saat ini KPU belum menerima 100 lembar hasil rekapitulasi suara alias form C1. Khususnya di kota Palembang dan Muaraenim secara umum belum mereka terima.

Terkati dinonaktifkannya laman resmi KPU, Naafi mengaku proses hitung cepat masih berlangsung seperti biasa.

Proses entri data dari seluruh kabupaten/kota di Sumsel tetapi berjalan, akan tetapi untuk sementar tak bisa dipublikasi.

Halaman
123
Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Siti Olisa
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved