Berita Palembang

Usai Lebaran Harga Daging Ayam di Palembang Masih Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya

Pasca Lebaran Idul Fitri 1439 H, harga daging ayam broiler di pasaran rupanya belum juga mengalami penurunan.

Usai Lebaran Harga Daging Ayam di Palembang Masih Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya
SRIPOKU.COM/PAIRAT
Pedagang ayam di Pasar Sekip Ujung Palembang saat melayani pembeli, usai lebaran banyak warga Kota Palembang menggelar hajatan sehingga harga ayam masih tinggi di kisaran Rp. 38 ribu per kg, Jumat (29/06/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Pairat

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Pasca Lebaran Idul Fitri 1439 H, harga daging ayam broiler di pasaran rupanya belum juga mengalami penurunan.

Sebelumnya, jelang H-3 Lebaran Idul Fitri harga ayam broiler di pasaran menyentuh angka Rp. 45 ribu per kg.

Pantauan Sripoku.com di Pasar Sekip Ujung Palembang, Jumat (29/06/2018) harga ayam masih di kisaran Rp. 37 ribu hingga 38 ribu.

Ujang, salah seorang pedagang ayam broiler di Pasar Sekip Ujung mengaku, meski lebaran sudah usai harga ayam broiler belum juga turun.

"Dua hari terakhir ini kami jual Rp. 38 ribu per kilo, tapi memang kalo lebaran kemaren sempat Rp. 45 ribuan" ungkap Ujang.

Pedagang ayam di Pasar Sekip Ujung Palembang saat melayani pembeli, usai lebaran banyak warga Kota Palembang menggelar hajatan sehingga harga ayam masih tinggi di kisaran Rp. 38 ribu per kg, Jumat (29/06/2018).
Pedagang ayam di Pasar Sekip Ujung Palembang saat melayani pembeli, usai lebaran banyak warga Kota Palembang menggelar hajatan sehingga harga ayam masih tinggi di kisaran Rp. 38 ribu per kg, Jumat (29/06/2018). (SRIPOKU.COM/PAIRAT)

===

Tak hanya di Pasar Sekip Ujung, harga ayam jenis broiler pun masih tinggi di Pasar Pagi Ariodillah.

Weni saat ditemui di lapaknya di Pasar Ariodillah mengaku, salah satu pemicu harga ayam masih tinggi ini dikarenakan usai lebaran banyaknya permintaan ayam broiler untuk kebutuhan hajatan atau gelar syukuran.

"Kalo stok di agen banyak, tapi permintaan warga meningkat karena banyak yang mau hajatan usai lebaran jadi harga ayam masih tinggi, apalagi menjelang weekend kayak ini," ungkap Weni.

Pantauan Sripoku.com, permintaan ayam broiler tinggi tak hanya untuk kebutuhan hajatan namun beberapa pembeli memborong ayam putih ini untuk membuat makanan olahan seperti pentol bakso.

"Ya hari ini saya beli 7 kg untuk digiling bikin bakso di rumah, stok untuk camilan anak-anak" ujar Susi, salah seorang pembeli ayam di Pasar Sekip Ujung.

Selain harga ayam broiler yang belum mengalami penurunan, disusul harga telur ayam Rp. 21 ribu per kg, dan telur bebek Rp. 3 ribu per butir,  bawang merah Rp. 35 ribu per kg dan cabai merah Rp. 40 ribu per kg. (*)

===

Penulis: pairat
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved