Dollar AS Menguat, Dalam 4 Hari Berturut-turut Harga Emas Berjangka Turun

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun untuk hari keempat berturut-turut ke tingkat terendah dalam lebih

Dollar AS Menguat, Dalam 4 Hari Berturut-turut Harga Emas Berjangka Turun
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun untuk hari keempat berturut-turut ke tingkat terendah dalam lebih dari enam bulan pada Kamis (Jumat pagi WIB). Hal ini karena logam mulia terus didera oleh momentum penguatan dollar AS.

Berita Lainnya:
Harga Emas Turun Usai Pertemuan Donald Trump-Kim Jong Un

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 5,1 dolar AS atau 0,41 persen, menjadi ditutup pada 1.251,00 dollar AS per ounce.

Indeks dollar AS, yang mengukur mata uang dollar AS terhadap enam mata uang utama saingannya, naik 0,09 persen menjadi 95,38 pada pukul 20.00 GMT.

Secara keseluruhan, dollar AS menawarkan kenaikan mingguan sebesar 0,7 persen dan naik 1,3 persen di bulan ini.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dollar AS. Artinya, jika dollar AS naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS, menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sehari sebelumnya, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus juga turun 3,8 dollar AS atau 0,3 persen, dan ditutup di 1.256,1 dollar AS per ounce, karena penguatan dolar AS membebani logam mulia.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 19,6 sen AS atau 1,61 persen, menjadi menetap di 16,151 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 6,8 dolar AS atau 0,79 persen, menjadi ditutup pada 855,2 dolar AS per ounce.

Sumber: ANTARA, XINHUA

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://ekonomi.kompas.com/ dengan Judul:
Dollar AS Menguat, Harga Emas Berjangka Turun dalam 4 Hari Berturut-turut

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved