Soal Anggaran LRT

Luhut Janji Cium Kaki Pahri Hamzah

Menko Kemaritiman Luhut janji akan mencium kaki Fahri Hamzah kalau ternyata penghitungannya soal biaya pembangunan proyek kereta ringan (LRT) salah.

Editor: Salman Rasyidin
kompas.com
Luhut Binsar Pandjaitan 

Luhut Janji Cium Kaki Pahri Hamzah

SRIPOKU.COM, MANADO -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berjanji akan mencium kaki Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kalau ternyata penghitungannya soal biaya pembangunan proyek kereta ringan (LRT) salah.

Malah Luhut menantang dan meminta Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membuktikan tuduhan soal dugaan penggelembungan biaya pembangunan proyek kereta ringan (LRT).

LRT Palembang
LRT Palembang (SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT)

Terkait hal itu, Luhut meminta kepada Fahri untuk membuktikan tuduhannya tersebut dengan menghitung sendiri biaya pembangunan LRT.

"Suruh dia menghitung sendiri, saya cium kaki dia kalau nanti perhitungan kami salah. Kami hitung itu dengan pakai anak muda, semua pakai standar dari Perancis," katanya, Senin (25/6) lalu.

Tantangan dan janji Luhut itu terkait karena sebelumnya Fahri Hamzah menduga dan curiga ada penggelembungan dana pembangunan LRT. Kecurigaan dia dasarkan pada pembangunan tiang pancang proyek LRT.

Fahri menilai tiang tersebut terlalu tinggi. Tapi, tuduhan tersebut dibantah Luhut. Menurutnya, pembangunan LRT dan kebutuhan investasinya sudah dihitung dengan cermat.

"LRT itu kalau Rp7 miliar kasihan, informasi tidak pas. Kan sudah ada datanya kalau kita itu rata- rata Rp400 miliar per kilometer. Di tempat lain ada yang Rp. 600 miliar ada yang sampai Rp1 triliun tergantung, kalau elevated pasti lebih mahal," ujarnya.

Artikel ini telah diwartakan tribunmanado.co.id dengan judul Luhut: Saya Cium Kaki Dia Kalau Perhitungan Kami Salah!,

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved