Debat Panas Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati di OKI

Pelaksaan debat publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)

Debat Panas Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati di OKI
Sripoku.com/Mat Bodok
Suasana debat publik paslon di tiga kandidat Bupati dan Wakil Bupati OKI yang dilaksanakan oleh KPU OKI, diselenggarakan di Kantor DPRD OKI, Rabu (20/6/2018) malam. 

"Kami akan melanjutkan tingkatkan sektor ekonomi menuju kesejahteraan seperti cetak sawah yang saat ini sudah terealisir 27.000 hektar, kantor, dan ektensifikasi pertanian, revitalisasi replanting 17.000 hektar sawit ditahun ini dan lainnya," jelas Iskandar seraya disambut gemuru tutup tanfan.

Kemudian akan berjuang melanjutkan pembangunan infrastruktur. Meningkatkan BUMDes, DD, ADD, ciptakan lahan baru, lahan tiduk menjadi produktif.

Sementara itu, paslon 2 Abdiyanto-Made Indrawan menyatakan, visi misinya ialah  terwujudnya masyarakat OKI yang hebat dengan mewujudkan pelayanan sekolah dan kesehatan gratis, percepatan pembuatan e-KTP, akta kelahiran, meningkatkan daya jual produk OKI.

"Kami juga akan menyiapkan eskavator tiap kecamatan, penyuluhan kepada masyarakat dibidang pertanian guna memajukan sektor pertanian di OKI," ungkap Abdiyanto.

Abdiyanto menambahkan, disektor infrastruktur, maka pihaknya akan fokus dalam tiga tahun kedepan tidak ada lagi jalan putus. Jika putus, maka akan berdampak pada ekonomi. 

"Terkait ada pungli di dinas pertanian yang diajukan oleh oknum di lapangan, mengenai pinjam pakai alat berat, alat pengelolaan lahan sawah itu seharusnya tidak terjadi. Karena jelas merugikan petani," timpal Made usai acara debat publik.

Begitupun untuk paslon 3 H Azhari-H Qomarus menyampaikan visi misi OKI berbenah yakni, adil dan sejahtera. Harus pahami potensi yang ada di OKI. Masih banyak yang perlu dibenahi sekaligus membangun fondasi kebijakan. Semua harus bekerja dan berbenah demi rakyat di wilayah OKI.

"Untuk petani, pasangan Nomor 3 akan memberikan subsidi pupuk, bibit serta membuka koperasi guna meningkatkan pendapatan petani," ucap Azhari terkait pinjam pakai alat berat untuk membuka lahan sawah, petani tak perlu lagi merogoh kantong, apabila Nomor urut 3 dipercaya untuk memimpin OKI, akan diprogramkan biaya operasional kendaraan dan gaji operator ditanggung oleh pemerintah. Sehingga petani tak mengeluarkan biaya untuk menggarad sawah.

Soal pemerataan pembangunan, jelas Azhari, itu semua bermuara pada infrastruktur. Pihaknya akan membenahi infrastruktur jalan. Dengan begitu semua sektor akan mengikuti. Seperti di Kecamatan Air Sugihan belum banyak tersentuh pembangunan.

Bahkan, pihaknya akan memekarkan Kabupaten OKI minimal menjadi menjadi tiga kabupaten. "Dengan anggaran Pemda OKI tak sebanding dengan luas wilayah, maka itu jalan satu-satunya dilakukan pemekaran. Baru bisa tercipta kemajuan mulai dalam kota hingga ke pelosok desa. (Ikl)

Penulis: Mat Bodok
Editor: Fadhila Rahma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved