PKS Larang Mantan Koruptor Mendaftar Jadi Caleg 2019 dari PKS

Langkah ini menjadi bentuk dukungan partai terhadap niat Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melarang mantan koruptor

PKS Larang Mantan Koruptor Mendaftar Jadi Caleg 2019 dari PKS
KOMPAS/RIZA FATHONI
Ilustrasi Koruptor 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Para mantan narapidana kasus korupsi jangan berharap bisa menjadi calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Pemilu 2019.

Pada Pemilu 2019 mendatang, PKS melarang mantan narapidana kasus korupsi jadi caleg dari PKS.

Hal ini dikatakan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera.

Dikatakan Mardani Ali Sera, langkah ini menjadi bentuk dukungan partai terhadap niat Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melarang mantan koruptor maju sebagai calon wakil rakyat.

Baca: Melalui Teknologi Kecerdasan Buatan, Facebook Perbaiki Foto Mata Merem. Lihat Hasilnya

"Ya iya lah, kalau PKS bersuara keras, PKS di internal secara tegas memberlakukan (larangan mantan koruptor jadi caleg)," kata Mardani Ali Sera kepada Kompas.com, Rabu (20/6/2018).

Mardani Ali Sera mengklaim bahwa PKS mendukung Peraturan KPU yang berisi larangan mantan terpidana kasus korupsi mendaftar sebagai caleg.

PKS, kata dia, melihat PKPU tersebut sebagai diskresi yang bisa diambil KPU.

Ia mengakui, dalam undang-undang tidak ada larangan mantan narapidana korupsi menjadi caleg.

Namun, di sisi lain KPU juga berhak mengambil kebijakan yang progresif.

Baca: WOW! Demi Cristiano Ronaldo Mantan Bintang Porno Jepang Ini Rela Begini & Khianati Negaranya

"Kami PKS sangat mendukung PKPU yang ada sekarang ini karena aturan ini menggunakan asumsi karena perbaikan itu dimulai dari hulunya, yaitu kualitas calegnya, dengan membersihkan politik dari petualang yang memperdagangkan politik," kata dia.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved