Breaking News:

Berita Palembang

Pasca Lebaran, Harga Daging di Pasar Palembang Stabil, Sayuran Melonjak Drastis 

Kondisi harga bahan pangan yang cenderung stabil di pasaran sejak H-1 hingga H+ 3 lebaran membuat para pedagang dan pembeli

SRIPOKU.COM/RANGGA ERFIZAL
Kondisi pasar Km 5 masih sepi pedagang, Rabu (20/6/2017). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rangga Erfizal

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kondisi harga bahan pangan yang cenderung stabil di pasaran sejak H-1 hingga H+ 3 lebaran membuat para pedagang dan pembeli merasa senang.

Hal ini diungkapkan oleh Tini (47) seorang ibu rumah tangga yang ditemui di Pasar Perumnas Palembang, Rabu (20/6/2018).

Dirinya mengaku, kondisi bahan pokok yang stabil sebelum dan sesudah hari raya sangat membantunya dalam melewati hari raya idul Fitri.

"Lumayan stabil untuk lebaran kali ini. Untuk harga Ikan gabus giling Rp 130 ribu, ayam kampung Rp 80 ribu, ayam potong Rp 45 ribu, daging sapi Rp 135 dan kerbau Rp 90 ribu. Semoga bisa terus stabil tidak mengalami kelonjakan," bebernya.

Baca: Rahmad Darmawan Berharap Teknologi VAR Dapat Diterapkan di Indonesia

Ditempat berbeda di pasar Km 5 Kota Palembang, harga sayuran cenderung naik drastis dibandingkan beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan berkurangnya pasokan sayur ke Kota Palembang.

Salah satu pedagang di pasar Palimo, Dwi mengatakan, kenaikan harga sayur sudah terjadi sejak akhir ramadan hingga saat ini.

"Iya, masih tinggi belum turun harga sayuran," jelas Dewi kepada Sripoku.com

Baca: Tak Bisa Berenang, Dua Siswi Tewas Tenggelam Di Kolam Bekas Galian

Harga beberapa jenis sayuran yang masih tinggi seperti kentang, yang biasanya Rp 12 ribu menjadi Rp 15 ribu perkilogramnya. Cabai merah dari Rp 30 ribu jadi Rp 50rb perkilogram.

Bayam dan kangkung yang biasanya Rp 3 ribu jadi Rp 5 ribu, tomat Rp 6 ribu jadi Rp 10 ribu, sawi Rp 12 ribu jadi Rp 15 ribu, kubis Rp 6 ribu menjadi Rp 8 ribu dan jagung Rp 7 ribu menjadi Rp 11 ribu.

Dwi menjelaskan, harga sayuran masih tinggi di pasaran karena pasokan dari daerah seperti Lahat dan Pagaralam masih rendah.

"Kalau pasokan sudah banyak dan lancar seperti biasa dari daerah barang pasti masuk dan melimpah dan pastinya harga sayuran bisa segera turun," ungkapnya.

Baca: Jalan Putus Akibat Longsor di Desa Napal Musirawas Berhasil Dibersihkan

Dwi menambahkan, dirinya memprediksi harga sayuran dalam waktu dekat bisa segera turun.

"Biasanya dari tahun sebelumnya kalau sudah lewat dari 10 hari pasca lebaran harga sayur bisa turun kembali. Kalau sekarang masih tinggi kan masih suasana lebaran, jadi pasokan dari daerah kurang dan pedagang yang berjualan sedikit," jelasnya lebih lanjut.

Pantauan di dua pasar KM 5 dan Perumnas, memang masih banyak pedagang yang belum membuka lapak dagangannya, dikarenakan masih dalam suasana libur lebaran. 

Baca: Inilah Alasannya Kenapa Latihan Reguler Sriwijaya FC Hanya Dihadiri Setengah Skuat

Penulis: Rangga Erfizal
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved