Bukti Zero Conflict, Umat Islam dan Katolik Kumpul di Sini

GP Ansor, Pemuda Katolik, dan PMKRI menggelar silaturahmi di halaman Gereja Santo yoseph. Pimpinan GP Ansor dan Uskup Agung Palembang datang.

Bukti Zero Conflict, Umat Islam dan Katolik Kumpul di Sini
sripoku.com/refly
Ketua GP Ansor, Ahmad Zarkasih (paling kanan), duduk bersebalahan dengan Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso. 

Laporan wartawan sripoku.com, Refly Permana

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Mempererat tali silaturahmi antar agama di wilayah Palembang, tiga organisasi masyarakat (ormas) menggelar buka bersama (bukber) yang digelar di halaman parkir Gereja Katolik Santo Yoseph Palembang Senin (11/62018).

Meski digelar oleh ormas yang mayoritas beranggotakan anak muda, yang datang di acara ini juga terlihat mereka yang sudah dewasa hingga orang tua.

Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso.
Uskup Agung Palembang, Mgr Aloysius Sudarso. (sripoku.com/refly)

Ketua Panitia, Martinus Endro, mengatakan kegiatan bertajuk Silaturahmi Kebangsaan dan Buka Bersama ini diprakarsai tiga ormas. Selain GP Ansor, juga ada Pemuda Katolik dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Palembang.

"Kita sebenarnya kenal baik dengan GP Ansor. Kebetulan sekarang lagi bulan ramadan, kita sepakat menggelar kegiatan ini berbalut buka bersama," kata Endro.

Tujuannya, jelas Endro, memperlihatkan kepada publik bahwasanya umat beragama di Palembang rukun sehingga membuat wilayah tempat tinggalnya zero conflict. Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan menyambut perhelatan olahraga terbesar se-Asia, Asian Games, yang akan digelar beberapa bulan lagi di Jakarta dan Palembang.

Suasana buka bersama di halaman Gereja Santo Yoseph Palembang.
Suasana buka bersama di halaman Gereja Santo Yoseph Palembang. (sripoku.com/refly)

Selain itu, ini juga bentuk dukungan bahwasanya umat beragama di Palembang mendukung penuh Pilkada 2019 yang aman dan lancar.

Disinggung apakah kegiatan ini sebagai respon dari kejadian di sejumlah kota beberapa waktu lalu, Endro membenarkan. Kegiatan ini diharapkan menampik isu-isu tak sedap mengenai tidak akurnya umat sejumlah agama sehingga membuat suatu konflik.

Dengan adanya kegiatan ini, isu tersebut bisa ditampik, setidaknya untuk ruang lingkup Palembang. Dimana umat Islam dan Katolik di satu tempat bisa duduk dan kumpul bersama sembari merayakan bulan puasa, bulan penuh berkah untuk umat Islam sedunia.

"Dengan silaturahmi seperti ini, kita jadi saling kenal. Sehingga, kalau ada suatu persoalan, bisa saling diskusi untuk menemukan solusinya," kata Endro.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ahmad sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sudah sepatutnya, umat beragama hidup rukun karena setiap agama pastinya tidak ada yang mengajarkan untuk saling bermusuhan, yang ada saling menghormati.

"Apalagi, di Palembang bakal menyambut beberapa event besar. Sehingga, harus kita perlihatkan bahwa di kota kita ini tidak ada yang namanya konflik yang membawa-bawa nama agama," kata Ahmad.

Penulis: Refli Permana
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved