Kenapa Donat Bolong Tengah, Ternyata ini Awal Ceritanya ?

Donat ternyata diketahui memiliki sejarah perjalanan yang cukup panjang hingga mencapai bentuknya seperti yang kita temukan hari ini.

Kenapa Donat Bolong Tengah, Ternyata ini Awal Ceritanya ?
Everyday Health
Ilustrasi 

Dalam buku itu diceritain, istilah donat diciptain orang Amerika keturunan Belanda yang tinggal di New Amsterdam (New York). Saat itu, bentuk donat nggak langsung bolong di tengah kayak sekarang.

Di pertengahan abad ke 19, Hanson Gregory, seorang kapten kapal, ngaku nemuin donat berbentuk cincin di atas kapal saat dirinya berusia 16 tahun. Dengan alasan nggak suka kandungan minyak yang ada, Hanson melubanginya dengan suatu alat.

Donat Gula.
Donat Gula. (www.vemale.com)

Kemudian, doi nyeritakan teknik itu ke ibunya. Ibu Hanson, Elizabeth Gregory, bikin adonan donat yang ditambah campuran pala, kayu manis, dan kulit lemon.

Selanjutnya, Elizabeth nambahin hazelnut dan walnut ke dalam adonan dan sejak saat itu adonan itu disebut ‘doughnut’. Secara bahasa, dough berarti adonan, sementara nut berarti kacang.

Akar katanya dari ‘Doughnut’, terus berkembang jadi ‘donut’. Dua istilah ini kemudian diserap dalam bahasa Inggris dan digunakan sampe hari ini di berbagai belahan dunia.

Setelah diserap dalam ejaan Indonesia, 'doughnut' atau 'donut' berubah menjadi donat.

Save

Penulis: Budi Darmawan
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved