Berita Palembang

Terjadi Kesalahan Sistem, Bank BNI Terpaksa Blokir Dana THR Karyawan PTC Mall

Untuk mengantisipasi kesalahan lebih banyak BNI langsung memblokir THR yang mengalami kesalahan tersebut.

Terjadi Kesalahan Sistem, Bank BNI Terpaksa Blokir Dana THR Karyawan PTC Mall
IST
ilustrasi 

Laporan wartawan sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --  Setelah mengalami gangguan pada sistem layanan transfer online antar bank  pada 31 Mei 2018, kali ini  Bank BNI 46 kembali mendapatkan keluhan dari nasabahnya.

Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai Palembang Trade Center (PTC) Mall yang ditransfer secara sistem, mengalami kesalahan hingga masuk ke rekening karyawan sebanyak dua kali.

Untuk mengantisipasi kesalahan lebih banyak BNI langsung memblokir THR yang mengalami kesalahan tersebut.

Kejadian ini menyebabkan kepanikan di lingkungan perkerja pusat perbelanjaan tersebut pada Senin (04/06) sore.

Tak hanya itu, banyak dari karyawan tersebut juga mengaku mengalami kehilangan dana, padahal dana THR yang ditranfers belum ditarik sama sekali.

CEO BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto mengakui adanya ganguan auto kredit dari pihaknya yang menyebabkan semua karyawan PTC Mall yang kurang lebih berjumlah 95 orang, ditransfer dana THR sebanyak dua kali.

"Memang betul infonya yang saya dapat, karyawan di PTC Mall ada sedikit masalah dengan rekeningnya karena dana THR- nya terkredit (masuk) dua kali ke rekening karyawan tersebut. Karena ada kegagalan sistem yang segera bisa teratasi dan rekeningnya beberapa menit diblokir sebentar untuk  bisa didebit (diambil) lagi dana yang bukan milik karyawan tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi Sripo via telepon, Selasa (05/06/2018).

Dodi menegaskan upaya pemblokiran tersebut merupakan prosedur normal untuk menghindari nasabah mengambil dana yang bukan haknya.

"Jadi secara prinsip masalah selesai. Nasabah tidak ada yang dirugikan hanya rekening sementara waktu terganggu yang sekarang sudah normal kembali," tambahnya.

Dia membantah tentang dana karyawan yang terpotong melebihi jumlah yang seharusnya ditransfer. Pihaknya hanya melakukan pemblokiran dana yang salah dalam proses auto kredit.

Namun apabila ada karyawan yang merasa mengalami kehilangan dana, maka karyawan bisa mendatangi kantor BNI terdekat dengan membawa bukti kepemilikan rekening.

“Untuk perusahaan lain, hingga saat ini belum ada yang mengalami hal yang sama. Jadi jika ada masalah silahkan ke Kantor unit layanan kami." katanya. (mg3)

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved