Keseimbangan Komunasi

Menyeimbakan Hablum Minallah dengan Hablum Minannas

Dalam sejumlah penglihatan sering kita melihat si fakir miskin yang menangis histeris dan kemudian bersujud syukur saat menerima uang pemberian

Menyeimbakan Hablum Minallah dengan Hablum Minannas
ist
Drs.HM. Daud Rusjdi AW

Menyeimbakan Hablum Minallah dengan Hablum Minannas

Oleh : Drs.HM. Daud Rusjdi AW

Penulis, Da'i Bidtadwin/Pengurus Masjdi Al Qodr.

"Sungguh menajubkan kondisi orang mukmin. Seluruh perkaranya adalah baik.

Jika mendapat kesenangan dia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika tertimba musibah, dia bersabar, dan itu baik baginya" (Sabda Rosulullah SAW).

Dalam sejumlah penglihatan, baik di jalan ataupun di sebuah tayangan reality sering kita melihat si fakir miskin yang menangis histeris dan kemudian bersujud syukur saat menerima uang pemberian yang tidak terduga dari orang lain.

Mereka bersyukur kepada Allah SWT karena telah merasa menerima anugerah dan limpahan kasih sayang Allah yang luar biasa dalam bentuk materi.

Tatkala suatu nikmat yang kasat mata seperti rizki, jabatan, pangkat dan atau kedudukan datang menghampiri, tentunya kita bersuka ria dan mungkin sempat bersujud syukur, memang seperti itu sangat perpuji.

Tetapi tidak selayaknya bahwa di samping uang, jabatan, pangkat dan kedudukan yang merupakan berbagai anugerah materi, seharusnya anugerah fisik yang setiap detik dan saat kita menerima limpahan kasih sayang Allah, kita tidak lupa juga mensyukurinya.

Seharusnya limpahan anugerah yang begitu banyak, baik dalam bentuk materi maupun dalam bentuk anugerah fisik yang diberikan Allah kepada kita, semuanya harus kita syukuri.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved